Tehran,LiputanIslam.com—Kantor berita semi resmi Iran, Fars News Agency, melaporkan bahwa militer Iran telah memamerkan rudal balistik bernama ‘Khorramshahr’ yang dilengkapi dengan hulu ledak terbaru.

Pameran yang digelar pada Minggu (22/9) ini dilakukan untuk memperingati perang Irak-Iran pada 1980-1988. Selain itu, militer Iran juga memamerkan sistem pertahanan nasional, Bavar-373 dan sistem pertahanan rudal Khordad-15, bersama dengan 18 rudal balistik lainnya.

Program rudal Iran memang telah menjadi pusat perhatian internasional selama beberapa tahun. Amerika Serikat dan para sekutunya menilai tindakan Iran telah melanggar resolusi DK PBB nomor 2231 yang meminta Tehran untuk berhenti membuat rudal balistik.

Pemimpin Iran pernah sepakat untuk mengurangi aktivitas nuklirnya di bawah perjanjian nuklir 2015, JCPOA. Namun, Amerika Serikat sebagai salah satu penandatangan dalam perjanjian tersebut, memutuskan untuk menarik keputusannya dan keluar dari JCPOA.

Baca: Zarif, AS Tidak Ingin Saya Hadiri Sidang Umum PBB

Sikap Amerika, oleh Iran, dipandang sebagai pengkhianatan terhadap kesepakatan bersama. Terlebih lagi, Amerika mulai menjatuhkan sanksi-sanksi ekonomi untuk mengekang Iran.

Sebagai bentuk protes terhadap sikap AS, Iran mulai mengurangi komitmennya yang tertulis dalam JCPOA. Di antara komitmen yang dikurangi oleh Iran adalah memperkaya Uranium melewati batas yang sebelumnya telah ditentukan.

Iran mengaku hanya akan kembali mematuhi komitmennya jika Amerika kembali pada kesepakatan nuklir JCPOA. (fd/Sputnik/Fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*