Sumber: Reuters

Baghdad,LiputanIslam.com—Sebelumnya, Uni Emirat Arab (UEA) telah memutuskan bergabung dengan koalisi maritim AS di Timur Tengah bersama dengan Australia, Bahrain, Arab Saudi, dan Inggris.

Jubir Kemenlu Irak, Ahmad Al-Sahhaf, menyatakan pada Kamis (19/9) kemarin bahwa negaranya tidak akan bergabung dengan koalisi maritim internasional pimpinan AS untuk melindungi perdagangan di Selat Hormus.

Ia menyebut, keamanan di kawasan adalah tanggungjawab negara-negara Teluk, bukan Amerika.

Baca: Kekurangan Stok, Arab Saudi Minta Suplai Minyak dari Irak

Pemerintah Irak menyampaikan sikapnya usai UEA memilih bergabung dengan koalisi maritim AS. Sementara itu, Arab Saudi telah memutuskan untuk ikut terlibat dalam koalisi tersebut guna mengamankan pelayaran di Selat Hormus.

Amerika memutuskan untuk membuat koalisi maritim awal tahun lalu pasca terjadinya sejumlah insiden, termasuk serangan terhadap tanker-tanker minyak di Teluk Oman.

Beberapa negara telah menolak tawaran AS, seperti Spanyol, Jerman, dan Jepang. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*