Sumber: Anadolu Agency

Sana’a,LiputanIslam.com—Komite Palang Merah Internasional (ICRC) melaporkan pada Rabu (18/9) kemarin, sekitar 75% rakyat Yaman tidak punya akses kesehatan.

Melalui akun twitternya, ICRC menulis: “Saat ini, ada 27 juta orang hidup di Yaman. Sekitar 20 juta tidak memiliki akses kesehatan yang memadai. Jumlah itu adalah 75% dari total keseluruhan rakyat Yaman. Ini adalah bencana.”

Dalam unggahan lainnya, ICRC menyebut, “Sekitar 50% fasilitas kesehatan di Yaman tak lagi berfungsi. Kurang dari 30% membutuhkan obat-obatan.”

Sektor kesehatan di negara Arab termiskin itu telah hancur akibat perang berkepanjangan yang dimulai sejak 5 tahun lalu. Koalisi militer pimpinan Saudi telah melancarkan agresi ke negara itu untuk menegakkan kembali kekuasaan Abd Rabbuh Mansur Hadi, mantan pemimpin Yaman yang pro terhadap kerajaan Saudi. Sampai saat ini, agresi tersebut masih berlangsung dan telah menyebabkan hancurnya kehidupan di negara itu.

Menurut laporan para pejabat PBB, lebih dari 90.000 orang telah terbunuh akibat perang tersebut dan lebih dari 11% penduduk Yaman telah pergi meninggalkan negara itu.

Baca: Saudi Tuding Iran Sebagai Penyerang Aramco, Lalu Apa?

Pada Sabtu lalu, kelompok pergerakan Yaman membalas agresi militer Saudi dengan cara menyerang fasilitas minyak Aramco. Mereka ingin agar koalisi tersebut menghentikan agresinya dan hengkang dari Yaman.(fd/Memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*