Sumber: AP

Sana’a,LiputanIslam.com—Kelompok perlawanan Houthi telah mengeluarkan ancaman pada Rabu (18/9) kemarin untuk menyerang dua kota terbesar Uni Emirat Arab, Dubai dan Abu Dhabi, usai berhasil meledakkan fasilitas minyak Aramco Arab Saudi beberapa waktu lalu.

Ancaman ini dilakukan sebagai balasan atas agresi militer UEA terhadap Yaman. Houthi berjanji akan menyerang jika UEA tidak segera menarik pasukannya dari Yaman.

“Untuk pertama kalinya kami mengumumkan, puluhan titik di Uni Emirat Arab telah terdaftar dalam target serangan, termasuk Abu Dhabi dan Dubai, yang akan diserang pada waktu yang tepat,” ucap jubir pasukan Houthi, Jenderal Yahya Saria, yang disiarkan saluran al-Jazeera.

Baca: Pasukan Yaman Kembali Tegaskan Tanggungjawabnya Terhadap Serangan ke Aramco

Pada Sabtu beberapa hari lalu, Arab Saudi terpaksa harus menghentikan aktivitas perminyakan Aramco di Abqaiq dan Khurais, usai serangan drone Houthi menghantam dua fasilitas industri minyak tersebut. Insiden ini membuat Saudi kehilangan produksi minyak sekitar 5.7 jutar barel perhari, setengah produksi minyak harian Saudi.

Meski Houthi telah mengaku bertanggungjawab dengan serangan itu, Amerika masih saja menyalahkan Iran. Presiden Iran, Hassan Rouhani, telah menepis tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa serangan ke Aramco merupakan peringatan terhadap mereka yang memulai agresi militer ke Yaman. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*