Sumber: cnbcindonesia.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan spot hari ini terlemah di Asia.

Pada perdagangan Selasa (23/7) pagi, rupiah berada di posisi Rp 13.955 per dolar AS, melemah 0,01 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya di posisi Rp 13.943 per dolar AS.

Kemudian, rupiah melemah pada pukul 14.11 WIB ke posisi Rp 13.983 per dolar AS. Pelemahan rupiah sebesar 0,31 persen dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Baca: Rupiah Terangkat hingga Rp 13.900 per Dolar AS

Sementara itu, menurut Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah bergerak ke posisi Rp 13.973 per dolar AS, melemah dibandingkan posisi sebelumnya Rp 13.963 per dolar AS.

Posisi tersebut membuat rupiah menjadi yang terlemah di Asia. Pelemahan terdalam juga dialami yen Jepang sebesar 0,29 persen, dolar Singapura 0,22 persen, baht Thailand 0,2 persen, ringgit Malaysia 0,11 persen, peso Filipina 0,11 persen dan won Korea 0,05 persen.

Menurut Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim, pelemahan rupiah disebabkan oleh sentiment global. Salah satunya adalah antisipasi pelaku pasar terhadap pengumuman kebijakan suku bunga global.

Selain itu, pelemahan juga dipicu oleh kondisi politik di Inggris. Pelaku pasar khawatir dengan kemungkinan Boris John son menjadi perdana menteri baru dan membawa Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa kompensasi apapun.

Pada hari ini, rupiah bergerak di kisaran 13.955 per dolar AS hingga Rp 13.974 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah masih menguat 2,94 persen. (sh/kontan/cnbcnindonesia/liputan6/cnnindonesia)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*