Sumber: jurnalislam.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengajak segenap masyarakat khsusunya warga Muhammadiyah untuk terus memperkuat nilai-nilai keagamaan yang mencerahkan. Terutama para mubaligh, para ustad dan penceramah agar memancarkan dan menebar nilai-nilai Islam yang mencerahkan. Bukan justru marah-marah dan menghujat.

“Siapkan berbagai program, semoga di masjid ini benar-benar terpancar nilai-nilai Islam yang  mencerahkan. Semoga para mubaligh Muhammadiyah memberikan khotbah yang mencerahkan, yang membuat orang semakin kaya hablum minallah-nya, juga semakin kaya kemanusiaannya dan ihsan,” katanya di Jakarta, seperti dilansir jurnalislam.com pada Jumat (18/10).

“Bukan menjadikan masjid sebagai tempat marah-marah, menghujat dan mengeluarkan aura-aura yang tidak menggambarkan pencerahan. Muhammadiyah harus harus memberikan contoh,”  tegasnya.

Haedar yang memberikan sambutan pada Ground Breaking Pembangunan Masjid At-Tanwir di Komplek Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah itu menegaskan bahwa pembangunan Masjid At-Tanwir adalah tanda bahwa Muhammadiyah akan mulai serius mengurusi masjid-masjid miliknya agar menggambarkan dakwah Islam sesuai visi pandangan Muhammadiyah yang moderat, berkemajuan dan mencerahkan.

“Muhammadiyah sering dikritik sibuk membangun sekolah, universitas dan rumah sakit yang bagus-bagus tapi lupa membangun masjid. Ini kami ingin memulai, mengembangkan masjid-masjid kita mulai dari Masjid At-Tanwir,” ungkapnya.

Baca: Tidak Lagi Menjabat, JK Tetap Dukung Pemerintahan Mendatang

“Fungsi masjidnya yang penting. Muhammadiyah ingin mengawal hasil dari Tanwir Bengkulu yang menegaskan Islam sebagai agama pencerahan, agama harus mencerahkan tindakan, pikiran, dan hati nurani,” tandas Haedar. (aw/Jurnalislam/SM).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*