Sumber: nu.or.id

Lampung, LiputanIslam.com– Ketua Pengurus Pusat (PP) Rabithah Ma’ahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama (RMINU), KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) meminta kalangan santri dan masyarakat agar ikut mengawal implementasi Undang-Undang (UU) pesantren. Berbagai aturan dan anggaranya harus di awasi bersama.

Demikian hal itu disampaikan Gus Rozin pada acara Sowan Kiai Syukuran Undang Undang Pesantren, di Aula pesantren Darussa’adah Mojo Agung, Seputih Jaya, Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, seperti dilansir NU Online pada Rabu (9/10).

“Kedepan dengan adanya implementasi UU Pesantren harus dikawal bersama turunan UU Pesantren ini seperti Peraturan Pemerintah (PP), Peraturan Menteri Agama (PMA) bahkan hingga Peraturan Daerah (Perda), sekaligus dituangkan anggaran pesantren dengan wujud APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional) atau APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah),” katanya.

Menurutnya, pesantren adalah penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pesantren sangat dibutuhkan oleh negara. jika menginginkan negara kuat, maka peran pesantren juga harus kuat.

Baca: Said Aqil Tegaskan Kemenangan Jokowi-Ma’ruf Simbol Kemenangan Nasionalis-Santri

“Hadirnya Undang-Undang Pesantren yang dirintis sejak 2014-2015 silam ini untuk mempertegas posisi pesantren di mata negara, sekaligus ada keberpihakan Presiden kepada pesantren,” ucapnya. (aw/NU/LI).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*