Gibraltar,LiputanIslam.com—Awal minggu ini, pemerintah Gibraltar memberikan izin kepada tanker minyak Iran, Grace 1, untuk pergi setelah ditahan oleh angkatan laut Inggris selama sebulan.

Amerika sempat meminta pemerintah Gibraltar untuk mempertimbangkan putusan itu dan agar tanker minyak Iran kembali ditahan. Namun, pada Minggu (18/8), pemerintah Gibraltar menolak permintaan tersebut.

Mengomentari hal itu, komandan AL Iran, Admiral Hossein Khanzadi, menyebut jika diperlukan Iran telah siap untuk mengirim kapal perang guna mengawal tanker minya Grace 1.

“Kami tidak punya rencana untuk mengirim kapal-kapal ke Gibraltar untuk mengawal Grace 1. Namun, ketika pemerintah Iran meminta kami untuk melakukan itu, maka angkatan laut akan segera menurutinya,” ucap Khanzadi, seperti dikutip oleh Mehr news agency.

Pada Jum’at lalu, Departemen Kehakiman AS mengeluarkan surat perintah penyitaan kapal super tanker Iran Grace 1.

Baca: Sanksi AS Atas Iran Ancam Nyawa Pasien Kanker

Pejabat Kementerian Luar Negeri Spanyol pun sempat membocorkan bahwa Amerika berada dibalik penyitaan terhadap tanker minyak Iran yang diaktori oleh angkatan laut Inggris. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*