Sumber: koransinarpagijuara.com

Sumedang, LiputanIslam.com– Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang Jawa Barat menanggapi kabar yang beredar melalui pesan berantai WhatsApp yang menyebutkan bahwa ada retak-retak di Gedung RSUD Sumedang pasca gempa Banten pada Jumat (2/8). Koordinator Keamanan RSUD Sumedang, Haryadi menegaskan bahwa kabar itu tidak benar alias hoaks.

Dalam pesan yang beredar itu dilampirkan foto pasien yang tengah dievakuasi dengan keterangan foto: “EVAKUASI DI RSUD SUMEDANG…. Ada retakan di lantai 4567. Pdhl itu msh bangunan baru….. Perlu cross cek bangunannya….. Betulkah info ini”.

“Setelah terjadi gempa memang ada empat pasien dari lantai 7 ke lantai dasar. Tapi bukan karena gedung retak-retak. Itu permintaan keluarga yang trauma pasca-gempa, sehingga pihak keluarga minta dipindah ke lantai dasar,” terangnya.

Hariyadi juga memastikan bahwa informasi yang beredar melalui WhatsApp yang menyatakan gedung lantai 4 sampai lantai 7 retak-retak itu adalah hoaks. “Itu dievakuasi karena permintaan pihak keluarga. Mereka takut kalau terjadi gempa lagi,” ungkapnya.

Baca: BNPB dan TNI/Polri Diminta Siaga Pasca Gempa Banten

Sementara keluarga pasien Wawan (48) mengaku memang sempat panik saat terjadi gempa. “Pas gempa tadi sempat panik, sempat keluar. Tapi setelah reda dan aman balik lagi karena anak-anak juga dirawat di sini (Lantai 7). Cuma panik aja, tapi biasa lagi,” katanya. (aw/kompas/tribun).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*