Beirut,LiputanIslam.com—Kapal angkatan laut AS, USS Ramage, sebuah kapal yang dilengkapi dengan rudal kendali penghancur, adalah kapar tempur pertama AS yang berlabuh di pelabuhan Lebanon. Dubes AS menyebut, kunjungan kapal tempur yang berlangsung pada Sabtu (14/9) adalah peringatan dari angkatan Laut AS seiring meningkatnya ketegangan antara Hizbullah dan militer Israel.

Usai kunjungan itu, beredar foto sebuah rudal berukuran besar dan berlogo Hizbullah. Foto rudal dikabarkan muncul dari media Al-I’lam al-Harbi. Menurut pengguna akun twitter “@south_thaer” rudal tersebut mampu menghancurkan semua jenis kapal perang.

Hadirnya kapal tempur AS di Lebanon disambut hangat oleh negara tersebut, dan menyebut langkah itu menunjukkan kuatnya hubungan AS-Lebanon.

Terakhir kali Amerika menarik militernya dari Lebanon pada 1984, usai seorang teroris menyerang beberapa barak militer yang diisi oleh ratusan pasukan AS dan Prancis. Sebuah kelompok yang mengaku Organisasi Jihad Islam (IJO) mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Aksi pengeboman nekat dari teroris membuat AS mengevakuasi sisa angkatan lautnya yang berjumlah 1.700 orang dari Lebanon.

Awal bulan lalu, Israel dan Hizbullah terlibat bentrokan terburuk dalam satu tahun terakhir. Militer Israel meluncurkan berbagai serangan ke bagian selatan Lebanon usai Hizbullah menembakkan roket anti-tank ke arah Pasukan Pertahanan Israel.

Baca: Netanyahu Nyatakan Israel Siap Jika AS Berkonfrontasi dengan Iran

Berbagai serangan yang datang ke Lebanon membuat Presiden Michel Aoun mengecam Israel dan menyebutnya sebagai “deklarasi perang”. Sementara itu, PM Hariri meminta pertemuan darurat dengan para pejabat AS dan Prancis, meminta kedua negara itu untuk segera datang menghentikan ketegangan yang sedang berlangsung. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*