Tripoli, LiputanIslam. Com—Kelompok teroris Daesh,  seperti dilaporkan oleh Reuters, mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap aparat keamanan di kota Tripoli, Lebanon, Juni lalu.

Insiden itu terjadi pada 4 Juni,  ketika seorang bersenjata menembak Pasukan Keamanan Internal (ISF) Lebanon.  Akibatnya dua orang personil kepolisian dan dua tentara meninggal dunia. Setelah menghabisi nyawa petugas,  pelaku dilaporkan meledakkan dirinya sendiri.

Baca: Maskapai Sipil Kembali Masuk ke Wilayah Udara Iran

Raya al-Hassan, Menteri Dalam Negeri Lebanon, menjelaskan aksi itu sebagai “lone wolf.” Sebuah aksi teror yang dilakukan oleh seseorang tanpa bantuan dan komando dari pihak lain.

Serangan teror itu dilakukan pada malam Idul Fitri,  saat semua umat Muslim tengah bersuka ria merayakan hari kemenangan usai berpuasa di bulan suci Ramadhan.

Tripoli adalah kota terbesar kedua di Lebanon. Dahulu,  di kota ini telah berlangsung konflik antara kelompok-kelompok yang pro atau pun kontra dengan pemerintah Suriah. (FD/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*