Sumber: geotimes.co.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Ahmad Syafii Ma’arif (Buya Syafii) mengharapkan dan mendorong Jokowi-KH Ma’ruf Amin membentuk kabinet zaken, yakni kabinet yang diisi oleh ahli-ahli dan professional di bidangnya masing-masing. Demikian hal itu disampaikan Buya Syafii, seperti dilansir mediaindonesia.com Jakarta, pada Jumat (28/6).

Menurut Buya, di periode kedua pemerintahan Jokowi ini, dirinya harus membentuk pemerintahan yang kokoh, berintegritas, dan bermoral. Kabinet hendaknya diisi oleh orang-orang profesional yang rekam jejaknya sudah dikenal dan tidak miskin. “Tidak miskin ini  penting agar tidak kemudian menjadi mata pencaharian,” tegasnya.

Namun begitu, lanjut dia, bukan berarti mengesampingakan partai politik. Orang-orang partai tetap diajak dan dihormati. “Partai politik tetap harus dihormati. Saya berharap, Presiden terpilih Joko Widodo betul-betul mendapat kebebasan penuh,” ucapnya.

Baca: Mahfud MD: Mengabdi Pada Bangsa Tak Harus Jadi Presiden

Pakar Hukum Tata Negara, Mahfud MD mengaku setuju dengan pendapat Buya Syafii tersebut. Kabinet zaken, yakni kabinet yang diisi oleh orang yang benar-benar ahli dan professional. Serta hal yang terpenting menurut Mahfud ialah orang tersebut tidak memiliki rekam jejak korupsi.

“Saya ikut sarannya Pak Syafii saja, beliau sudah menyampaikan saran, zaken kabinet, kabinetnya ahli, kabinetnya profesional, tidak punya jejak korup,” kata Mahfud di Yogyakarta, Sabtu (29/6). (aw/MI/republika).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*