LiputanIslam.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sudah memetakan beberapa wilayah yang memiliki potensi mengalami kekeringan karena musim kemarau yang panjang. Daerah-daerah itu antara lain adalah Halim dan Pulogadung di Jakarta Timur, Ciganjur, Lebak Bulus, Manggarai, Pasar Minggu, Pesanggrahan, Pakubuwono, Setiabudi, Karet dan Ragunan untuk wilayah Jakarta Selatan.

Selain itu, Tanjung Priok, Sunter dan Teluk Gong untuk Jakarta Utara. Kembangan, Kedoya Selatan, Tomang Barat, dan Cengkareng untuk Jakarta Barat.

Dan di Jakarta Pusat potensinya di daerah Cideng, Kemayoran dan Waduk Melati diantisipasi mengalaminya.

Baca juga: 12 Desa di Banyumas Alami Kekeringan dan Krisis Air Bersih

“Tapi kita tetap antisipasi dengan memonitor semua wilayah. Kalau memang terjadi, kita akan berikan bantuan,” ungkap kata Kepala BPBD DKI Jakarta Subejo pada Rabu (10/7).

Sementara, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus 2019 dengan beberapa wilayah di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara memiliki potensi kekeringan meteorologis atau iklim.

Pihak BPBD pun mengimbau warga yang wilayahnya kekeringan akibat musim kemarau untuk melapor ke BPBD dengan menelepon nomor 112. Warga bisa melaporkan kebutuhan mereka akibat kekeringan di wilayahnya. (Ay/Antara/Kompas)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*