LiputanIslam.com – Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas Ariono Poerwanto di Purwokerto, Jumat, mengatakan bahwa terdapat 12 desa yang mengalami kekeringan dan 9 kecamatan yang mengalami krisis air bersih.

Menurut data BPBD, desa-desa yang dilanda kekeringan antara lain mulai dari Desa Karanganyar di Kecamatan Patikraja, Desa Nusadadi dan Karanggendang di Kecamatan Sumpiuh, Desa Kediri dan Tamansari di Kecamatan Karanglewas, Desa Banjarparakan dan Tipar di Kecamatan Rawalo, Desa Srowot di Kecamatan Kalibagor, Desa Pekuncen di Kecamatan Jatilawang, Desa Karangtalun Kidul di Kecamatan Purwojati, Desa Jatisaba di Kecamatan Cilongok, dan Desa Buniayu di Kecamatan Tambak.

Jumlah keluarga yang terkena dampak kekeringan dan krisis air bersih pun bertambah.

Baca juga: KPK: Aliran Dana Kasus Suap Garuda Indonesia Cukup Kompleks

“Jumlah kepala keluarga yang terdampak kekeringan dan di wilayahnya mengalami krisis air bersih bertambah jadi 2.587 KK atau 9.098 jiwa,” jelasnya.

Pihak BPBD telah menyiapkan sekitar 1.000 tanki air bersih dan telah mendistribusikannya sebanyak 30 tangki ke desa-desa tersebut.

“Kami sudah mendistribusikan air bersih kepada mereka yang membutuhkan,” kata Ariono. (Ay/Antara/Republika)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*