jokowi-markzJakarta, LiputanIslam.com–Kedatangan bos Facebook, Mark Zuckerberg, ke Indonesia diperkirakan bermotif bisnis. Menurut Donny B.U. pengamat telematika dan Direktur Eksekutif ICT Watch, bisnis Facebook di AS tengah mengalami kemunduran, karena itu mereka merasa perlu meluaskan ekspansi bisnisnya ke negara-negara berpenduduk besar seperti Indonesia, India, dan China.

Menurut Donny dalam artikelnya yang dimuat di Detik.com, jumlah pengguna Facebook di AS yang berusia 13-17 tahun merosot hingga 25%. Hal ini berdampak pada pendapatan yang diraup oleh Facebook. Karena, anak muda adalah pangsa pasar yang paling mudah dipengaruhi oleh iklan. Dan pemasar produk atau jasa, sangat menggemari pangsa pasar anak muda. Dan karena kini Facebook mulai ditinggal oleh anak muda, maka tentu harga iklan pun menurun. Selain di AS, Facebook juga diberitakan mulai kehilangan peminat di sejumlah negara seperti Inggris, Kanada, Spanyol, Perancis, Jerman dan Jepang.

Sebaliknya, Indonesia justru merupakan pasar (potensial) yang besar bagi Facebook. Facebook memiliki  69 juta pengguna dari Indonesia. Facebook masuk dalam 3 (tiga) besar situs yang paling banyak dikunjungi dari Indonesia. Dan Indonesia adalah 4-besar negara dengan pengguna Facebook terbanyak.

Zuckerberg datang ke Indonesia difasilitasi oleh Internet.org. Tujuan dari Internet.org adalah mendorong agar kecepatan jaringan mobile bisa meningkat signifikan. Facebook kini mulai membidik pengguna mobile (smartphone atau tablet) sebagai target pemasangan iklannya. Dengan kata lain, sebenarnya tujuan Facebook tak lain adalah untuk memuluskan (infrastruktur) bisnis iklannya. Semakin bagus infrastrukturnya, akan semakin mulus iklan digelontorkan.

Hal ini berbeda dengan pengakuan Zuckerberg yang menyatakan kedatangannya ke Indonesia untuk ‘membantu’

“Yang membuat saya tertarik ke mari adalah di bawah kepemimpinan baru, Anda sudah melakukan hal luar biasa melalui FB dan media sosial yang menyambungkan bersama. Saya mau menyaksikannya secara langsung dan siapa tahu saya bisa membantu mengkoneksikan masyarakat ke pemimpinnya,” kata Mark. (Baca: Bos Facebook Temui Jokowi, Blusukan ke Tanah Abang)

Donny menyarankan, agar pemerintah Indonesia memiliki strategi dan rencana kerjasama dan negosiasi yang ajeg serta tangguh, agar posisi Indonesia tidak hanya menjadi pasar atau konsumen bagi produk internet global. (dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL