Sumber: kemenag.go.id

Depok, LiputanIslam.com– Direktur Bina Kantor Urusan Agama (KUA) dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kemenag, Mohsen menegaskan bahwa jangan ada lagi pungutan liar (pungli) dalam pelayanan KUA. Sebagai etalase Kemenag, menurutnya KUA harus memiliki integritas tinggi dan menjaga citra baik Kemenag.

Demikian hak itu disampaikan Mohsen di hadapan para peserta Rapat Pembahasan Peraturan Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Penghulu di Savero Hotel Depok, Jawa Barat pada Jumat (1/11).

“Oleh karenanya jangan terdengar lagi modus-modus lama yang pernah terjadi di KUA seperti gratifikasi dan pungli,” tegasnya.

Mohsen juga mengingatkan agar kasus serupa  pungli di KUA Surabaya tidak terulang lagi. Para KUA harus dapat membangun integritas. Salah satu caranya, berani menentukan nilai hidup, apakah menjadi orang baik dan jujur atau sebaliknya.

“Kita harus berani mengatakan bahwa uang bukan segala-galanya. Kita tunjukkan bahwa kita punya kualitas dan nilai yang tidak bisa diukur dengan uang,” katanya.

Baca: Lewat Festival, Tanamkan Kecintaan Pada Budaya Lokal

“Bertanggung jawab. Jangan suka mencari kambing hitam. Kalau kita salah jangan menyalahkan bawahan. Jika seperti ini berarti dia tidak berintegritas,” tandas Mohsen. (aw/kemenag/suara).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*