Sumber: kompas.com

Bekasi, LiputanIslam.com– Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat sekaligus Bunda Literasi Jabar, Atalia Praratya Kamil meminta masyakarat Jabar agar siaga dan senantiasa waspada terhadap informasi bohong atau hoaks. Menurutnya, kasus-kasus hoaks hari ini sangat memprihatinkan, dan dapat menimpa semua kalangan.

“Tadi kami sepakat untuk melaksanakan deklarasi anti hoaks karena kami sudah mulai berpikir bahwa terkait masalah hoaks ini sudah sangat memprihatinkan. Jadi, kami hadir bersama-sama untuk menghantam hoaks,” ucapnya pada saat menggelar Siaran Keliling (Sarling) di Kota Bekasi, Jawa Barat, seperti dilansir kompas.com pada Kamis (15/8).

Menurutnya, hoaks tidak boleh dibiarkan terus menerus. Sebab, hoaks dapat merusak persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa. Upaya melawan hoaks harus melibatkan semua pihak, termasuk juga para akademisi dan pendidik. Mengecek dan menyaring setiap informasi yang di dapat sebelum disebarkan.

“Kami tidak ingin kerukunan masyarakat ini terpecah belah karena isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jadi, kita harus memperkenalkan anti hoaks ini kepada seluruh siswa, khususnya siswa SMA,” ucapnya.

Baca: KH Abun Bunyamin: Hoaks Merusak Masyarakat dan Bangsa

Bahkan sebagai upaya serius melawan hoaks, pemerintah Jabar saat ini mempunyai program Jabar Sapu Bersih (Saber) Hoax. Program ini bertugas memantau, mendeteksi, dan mengedukasi masyarakat Jawa Barat. (aw/kompas/sindonews).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*