Sumber: Presstv

Riyadh,LiputanIslam.com—Petugas kelautan Yaman menyebut koalisi pimpinan Arab Saudi telah menyita lebih dari selusin kapal yang sedang mengangkut makanan dan bahan bakar ke Yaman, walaupun kapal-kapal itu telah mendapatkan izin resmi dari PBB.

Petugas yang enggan disebutkan namanya itu berkata pada Al-Masirah pada Rabu (4/12) kemarin, bahwa 13 kapal telah terjebak di pelabuhan Jizan, Arab Saudi.

Laporan ini muncul sehari usai koalisi pimpinan Arab Saudi melarang kapal tanker berlayar menuju Yaman dan menurunkan muatan mereka di negara itu. Lima kapal bermuatan bensin dan solar telah ditahan oleh Saudi, sebuah tindakan yang semakin menambah penderitaan warga Yaman.

Baca: Yaman Pasca Penembak Jatuhan Helikopter dan Drone Arab Saudi

Kondisi kemanusiaan di Yaman, kian hari semakin mengkhawatirkan. Kementerian Kesehatan Yaman, Taha al-Mutawakel, menyebut anak di bawah usia lima tahun meninggal setiap 10 menit akibat kelaparan ekstrem yang melanda negara Arab termiskin itu.

Bahkan, blokade yang diberlakukan Arab Saudi ke Yaman juga menyebabkan banyaknya korban bayi yang meninggal dunia.

Al-Mutawakel mengatakan enam bayi yang baru lahir kehilangan nyawa setiap dua jam akibat parahnya situasi kesehatan di Yaman.

Dirinya telah meminta PBB dan organisasi kemanusiaan untuk memperbaiki dana yang dialokasikan untuk Yaman, yang kabarnya tidak digunakan secara maksimal.

“Berhentilah menangis untuk anak-anak kita yang terbunuh, sementara bantuan yang Anda berikan tidak membantu meredakan situasi tragis ini,” tegasnya. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*