Sumber: Presstv

Sana’a,LiputanIslam.com—Amnesti Internasional telah meneriakkan buruknya situasi kemanusiaan yang menimpa jutaan penyandang difabel di Yaman. Organisasi itu menyebut, mereka adalah korban yang paling merasakan dampak kampanye militer koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman.

Dalam sebuah laporan bertajuk ‘Living with diabilities in Yemen’s armed conflict’ yang dipublikasikan pada Selasa (3/12) lalu, organisasi itu meminta bantuan internasional dialamatkan kepada para penyandang difabel Yaman yang berjumlah 4.5 juta orang.

“Perang Yaman diwarnai dengan pengeboman tak beradab, pengungsi, lumpuhnya layanan-layanan krusial yang memaksa banyak orang berjuang hidup. Seharusnya, para penyandang difabel bisa mengakses bantuan lebih mudah,” ucap Rawya Rageh, Penasehat senior di Amnesti Internasional.

“Para penyumbang internasional, PBB, dan organisasi kemanusiaan yang sedang bekerjasama dengan otoritas Yaman harus menghilangkan ‘tembok’ yang menghalangi para penyandang difabel untuk mengakses kebutuhan dasar mereka,” tambahnya.

Baca: Yaman Pasca Penembak Jatuhan Helikopter dan Drone Arab Saudi

Laporan ini didasarkan atas penelitian selama enam bulan ke tiga provinsi di Yaman dan mewawancarai hampi 100 orang.

“Mayoritas narasumber mengaku telah melakukan perjalanan tanpa bantuan kursi roda, kruk, atau alat bantu lainnya. Sebab, pasokan alat-alat seperti ini sangat terbatas,” tulis laporan itu.

Migdad Ali Abdullah, salah seorang penyandan difabel berusia 18 tahun mengaku telah berpindah dari satu bus ke bus lainnya. “Total ada empat bus yang saya tumpangi.. Tetanggaku telah menolongku,” ucapnya.

Sementara itu, para penyandang difabel lainnya bahkan tertinggal saat keluarga mereka kabur dari serangan koalisi Arab Saudi. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*