LiputanIslam.com – Aksi demonstrasi 22 Mei 2019 berakhir rusuh, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesua (YLBHI) dan 15 Lembaga Bantuan Hukum (LBH) meminta kepada para elite politik untuk berhenti menyulut pertikaian agar kerusuhan tidak berlarut-larut.

“LBH-YLBHI meminta kepada elite politik untuk berhenti mengorbankan rakyat, mengupayakan suasana yang menyejukkan dan menyatukan,” kata perwakilan YLBHI dan 15 LBH se-Indonesia, Kamis (23/5) dalam keterangan pers.

YLBHI dan 15 LBH pun meminta masyarakat untuk waspada dalam menerima dan menyebarkan informasi karena terdapat upaya untuk mengadu domba antar-kelompok masyarakat.

Baca Juga: Polisi: Ada Rencana Provokator Serang Jokowi

“LBH-YLBHI menemukan perkembangan ada upaya-upaya membenturkan antar-kelompok masyarakat atau upaya mendorong konflik horizontal. Jika ini dibiarkan, akan sangat berbahaya dan berpotensi meningkatkan eskalasi kekerasan. Kita harus terus berhati-hati serta meningkatkan kewaspadaan dalam menerima dan menyebarkan informasi yang semakin mengentalkan kebencian dan perpecahan,” lanjut keterangan tersebut.

Selain itu, mereka pun meminta polisi untuk sabar dalam bertindak menangani peserta aksi damai dan aksi rusuh.

Mereka pun meminta para jurnalis untuk berhati-hati dalam menulis dan menyiarkan berita agar tidak semakin memperkeruh provokasi. (Ay/Detik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*