LiputanIslam.com – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyatakan bahwa ada sejumlah provokator yang ingin menyerang Jokowi.

Ketika melihat agenda Jokowi melalui siaran stasiun TV. Sejumlah provokator menyuruh menyerang Jokowi di Johar Baru. Hal itu mereka sampaikan melalui grup whatsapp.

“Mereka mengunggah kata-kata di grup Whatsapp, contoh ‘persiapan buat perang yang lain mana’. Kemudian, ada kata-kata lagi, seperti ‘rusuh sudah sampai ke Tanah Abang kok’. Lalu ketika live TV Jokowi di Johar Baru, ‘ayo kita serang’,” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (22/5).

Argo pun menambahkan bahwa aksi kerusuhan 22 Mei sudah direncanakan jauh-jauh hari dan ada pihak yang mendanai para provokator.

Baca Juga: Polisi Temukan Amplop 6 Juta di Ambulan Partai Gerindra Sekitar Massa

“Pelaku perusuh yang kita lihat saat ini sudah direncanakan. Ada yang membiayai, sudah mempersiapkan barang-barangnya,” ungkap Argo.

Pihak kepolisian masih menyelidiki siapa pihak yang mendanai tersebut.

Kapolri Tito Karnavian pun mengatakan bahwa provokator perusuh berbeda dengan para peserta aksi damai sebelumnya di Bawaslu yang kondusif. Massa perusuh tiba-tiba datang dan langsung menyerang para aparat dengan batu, petasan, dan bom molotov. (Ay/Kompas/Detik)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*