UAS ditantang tabayun

Medan, LiputanIslam.com–Ustadz Abdul Somad, yang sering disebut dengan inisial UAS, selama beberapa waktu terakhir beberapa kali berkomentar mengenai konflik Timur Tengah. Pada intinya, UAS memandang konflik Suriah adalah konflik antara Sunni-Syiah, dimana Presiden Bashar Assad telah melakukan pembantaian terhadap warganya sendiri.

Menurut UAS dalam akun Facebook-nya, “Bashar Al-Assad adalah penjahat kemanusiaan seperti Hitler, Stalin, Lenin, Polpot, dan lain sebagainya. PENDAPAT INI kami ambil dari guru kami seorang Ulama ahli hadits Suriah bernama SYAIKH MUWAFFAQ, mursyid thariqat syadziliyyah di Suriah yang kami telah mendapatkan SANAD darinya.”

Menanggapi pernyataan UAS yang menjadi viral di media sosial itu, ikatan alumni Suriah, Alsyami, telah mengirimkan undangan untuk bertabayun.

Dalam undangan Alsyami kepada Ustadz Abdul Somad, disebutkan, “Memperhatikan pernyataan Anda yang beredar di media sosial terkait kehidupan beragama dan bernegara di Suriah, kami menemukan ada banyak poin yang tidak sesuai dengan fakta yang kami ketahui dari guru-guru (masayikh) dan  kawan-kawan kami di Suriah yang menjadi sebagai saksi mata, menjalani setiap detik kehidupan di sana, dan merasakan atmosfer, serta membaca sejarahnya. Untuk itu dengan hormat, dalam rangka melaksanakan perintah Allah agar senantiasa ‘tawasaw bil haq’ kami mengundang Anda untuk tabayun bersama kami…”

Undangan Alsyami kepada UAS

Acara bertabayun yang digagas Alsayami itu direncanakan di sela-sela Silaturrahim Nasional ke-6 dan Halaqah Ulama Suriah di Medan, Sumatera Utara.  Acara ini menghadirkan Dr. Syarif Sawwaf, Rektor Universitas Kaftaru, Damaskus, serta beberapa ulama Suriah lainnya. Hingga berita ini ditulis , belum ada konfirmasi apakah UAS akan hadir memenuhi undangan tersebut atau tidak.(ra)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*