LiputanIslam.com-Pada musim kemarau tahun ini, lima desa di lima kecamatan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengalami kekeringan dan krisis air bersih.

Lima desa tersebut adalah Desa Gentan Kecamatan Kranggan, Desa Drono Kecamatan Tembarak, Desa Jetis Kecamatan Selopampang, Desa Dampit Kecamatan Tlogomulyo, dan Desa Kalimanggis Kecamatan Kaloran.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung telah menerima laporan terkait kebutuhan bantuan air bersih.

“Sebelumnya kami menerima surat permohonan bantuan air bersih dari lima kecamatan tersebut dan setelah kami lakukan pengecekan memang wilayah tersebut memerlukan droping air bersih,” kata Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Gito Walngadi di Temanggung, Senin (22/7).

Setiap hari pihak BPBD Kabupaten Temanggung mendistribusikan air bersih ke daerah kekeringan sebanyak enam tangki.

Baca juga: Atasi Kekeringan, Pemkab Bekasi Akan Bangun 6 Danau Buatan

Pihak BPBD Temanggung menyiapkan anggaran bantuan air bersih untuk penyaluran 350 mobil tangki guna mengatasi kekeringan pada musim kemarau 2019. Jika kurang bakal menggandeng pihak swasta.

“Nanti kalau ada kekurangan, seperti tahun-tahun sebelumnya kami kerja sama pihak swasta melalui dana CSR dan juga pengajuan bantuan APBD Provinsi serta DIPA BNPB,” tambahnya.

Kemungkinan jumlah desa yang terdampak kekeringan akan bertambah mengingat musim kemarau masih panjang. Tahun sebelumnya, 11 kecamatan di Temanggung mengalami kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*