Sumber: antaranews.com

LiputanIslam.com – Sejumlah 49 desa yang tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Jumlah ini dikabarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meningkat dari jumlah sebelumnya di tahun 2018, yaitu 25 desa.

Delapan kecamatan tersebut antara lain Donorojo, Pringkuku, Bandar, sebagian Kecamatan Pacitan (pinggiran), Kebonagung, Tulakan, Ngadirojo, dan Sudimoro.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pacitan Didik Alih Wibowo mengatakan bahwa dari jumlah desa tersebut, sebagian mengalami kategori kering kritis dan kering langka.

Desa yang dikategorikan kering kritis artinya tidak memiliki ketersediaan air bersih sama sekali, sedangkan kering langka pada dasarnya masih memiliki sumber air, namun dalam jumlah terbatas dan hanya bisa memenuhi kebutuhan air dalam jangka waktu tidak lama.

Baca juga: BPBD: Sejumlah Daerah di Jakarta Berpotensi Alami Kekeringan

Pihak BPBD telah mengalokasikan dana penanggulangan dalam bentuk penyaluran air bersih hingga 240 kali (truk tangki), yang sudah disalurkan baru 15 tangki.

“Sejauh ini kami sudah mulai menyalurkan bantuan air bersih ke 15 desa yang terdampak,” kata Didik. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*