Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Wawancara

Assad Ungkap Sejumlah Info Penting dalam Wawancara Terbarunya

Published 12/11/2019 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

Damaskus,LiputanIslam.com-Redaktur Rai al-Youm dalam tulisannya menyatakan, wawancara terbaru Bashar Assad dengan Russia Today sangat penting, karena ada sejumlah info baru yang dibeberkan olehnya, terutama terkait krisis Suriah.

“Biasanya Bashar Assad tidak melakukan wawancara panjang dengan televisi atau media cetak. Namun wawancara terbarunya dengan RT, yang berisi 6.439 kata dan dilakukan dengan Bahasa Inggris, adalah wawancara yang sangat vital, sebab Assad secara terbuka mengutarakan beberapa info penting,”tulis Abdel Bari Atwan.

“Ada banyak info penting yang terangkum dalam jawaban untuk 30 pertanyaan. Namun kami hanya akan fokus pada 4 poin yang dipublikasikan untuk pertama kalinya oleh Assad dengan gambar dan foto dirinya. Dibandingkan dengan wawancara di media cetak, tentu ini lebih kredibel.

Baca: Presiden Suriah Ragukan Kematian Abu Bakar Al-Baghdadi

(1) Assad membantah tegas kabar-kabar yang tersiar di awal krisis Suriah terkait sebab-sebab pemicu perang di negaranya. Menurut media-media, salah satu penyebab perang adalah penolakan Assad terhadap rencana pembuatan jalur pipa gas untuk menyalurkan gas Qatar melalui Suriah dan Turki ke Eropa, yang tujuannya adalah untuk menyaingi gas Rusia.

Padahal, kata Assad, persoalan jalur pipa gas dan minyak memang salah satu pemicu perang, tapi bukan penyaluran gas Qatar dari selatan ke utara, tapi penyaluran minyak Iran dari timur ke barat.”

“Pipa minyak Iran melalui Irak dan Suriah hingga ke Laut Mediterania. Persetujuan Suriah untuk membangun jalur pipa ini telah mempercepat terjadinya perang di Suriah. Krisis Suriah dimunculkan guna menghalangi dibangunnya jalur pipa ini,”tandas Assad.

Atwan melanjutkan,”Menurut kami, info penting ini diperkuat fakta bahwa sejumlah negara Teluk, seperti Qatar dan Saudi, pada saat itu menganggarkan puluhan milyar dolar di Suriah untuk menjauhkan negara ini dari Iran dan menghalangi dibangunnya jalur pipa tersebut. Syekh Hamad bin Jasim (mantan PM Qatar) mengakui, Doha menawari Damaskus uang muka bantuan dana senilai 15 milyar dolar supaya Suriah memutus hubungan dengan Iran. Ada dugaan bahwa AS ada di balik tawaran bantuan ini.”

(2) Assad menegaskan bahwa AS mendukung ISIS, bahkan membantu mereka dalam menyelundupkan minyak rampasan Suriah melalui wilayah Turki dan Kurdistan Irak. Meski demikian, AS tidak menduduki timur laut Suriah. Sebab, di kawasan itu ada cadangan minyak dan gas, yang sangat dibutuhkan oleh AS. Tentu yang dibutuhkan AS bukan minyak kawasan itu atau pemasukan bulanan senilai 30 juta dolar darinya, karena AS sendiri salah satu produsen minyak terbesar (12 juta barel per hari) di dunia. AS hanya ingin memanfaatkan kekayaan minyak dan pertanian kawasan itu sebagai kartu As-nya untuk negosiasi dalam perundingan-perundingan di masa mendatang.

(3) Menurut Assad, jika tentara Suriah memulai serangan ke Idlib, perebutan kembali kawasan itu tidak akan makan waktu lama. Penundaan serangan ke kota itu adalah demi memberi kesempatan kepada warga sipil untuk meninggalkan Idlib dan pergi ke kawasan yang dikuasai pemerintah. Bisa dilihat bahwa sejumlah kelompok, seperti Jabhat al-Nusra, tidak mengizinkan warga kembali ke kawasan yang dikuasai pemerintah Suriah. Mereka ingin menggunakan warga sebagai sandera.

(4) Assad mengatakan bahwa dia tidak berharap rekonstruksi Suriah segera dimulai. Bukan karena sanksi AS, tapi demi mencegah investasi pemerintah AS atau korporasi AS atau Eropa dalam proses rekonstruksi ini. Sehingga ini bisa mencegah ancaman sanksi atas Suriah. Oleh karena itu, proses rekonstruksi akan dilakukan secara bertahap serta mengandalkan SDM Suriah.”

Presiden Suriah menegaskan, negara-negara yang berkonspirasi atas Damaskus tidak akan diizinkan terlibat dalam rekonstruksi. Sebagian besar peluang akan diberikan ke negara-negara sahabat, seperti Iran, Rusia, dan Tiongkok.

“Suriah adalah korban konspirasi yang dirancang AS. Peran-perannya telah dibagikan AS di antara negara-negara Arab dan Eropa. Hingga kini, Suriah masih merupakan korban persekongkolan ini. Bisa jadi gerakan-gerakan anti-Iran dan pemberlakuan sanksi atasnya, juga keluarnya AS dari JCPOA untuk memenuhi kehendak Israel, adalah bukti penguat untuk statemen Assad. Sebab, masuknya minyak dan gas Iran ke pesisir Laut Mediterania akan mengubah semua perimbangan kekuatan dan finansial,”pungkas Atwan. (af/yjc)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

Israel Mengaku Siap Melancarkan Serangan Besar terhadap Iran

By Muhammad
Timur Tengah

Penasehat Ayatullah Ali Khamenei: Kami akan Ratakan Puluhan Pusat Israel dengan Tanah

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Pastikan Tidak akan Pernah Membiarkan Agresi Israel Terhadapnya

By Muhammad
Timur Tengah

IRGC Pastikan akan Segera Membalas Telak Jika Israel Menyerang Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account