Ribetnya Naik Pesawat Saat Pandemi

0
96

Jakarta, LiputanIslam.com—Di masa pandemi Covid-19 ini, perjalanan dengan pesawat akan terasa berbeda dibanding masa normal. Pasalnya, tak cukup membeli tiket, membawa identitas diri, dan tiba di bandara sesuai jadwal, kini ada berbagai persyaratan dan tahapan ekstra yang harus dipenuhi. Seluruh tahapan ekstra ini tentu membuat perjalanan kita terasa ribet.

Menurut Luxury Travel Specialist, Tantra Tobing, calon penumpang pesawat mesti siap mengantisipasi berbagai keadaan yang berbeda saat tiba di bandara dan selama perjalanan.

Misalnya, dulu jika ke bandara cukup meluangkan waktu dua sampai tiga jam sebelum terbang, sekarang harus lima sampai enam jam lebih awal.

Mengapa harus datang lebih cepat dari biasanya? Menurut dia, karena setiap calon penumpang pesawat harus mengantre untuk menjalani tes kesehatan dan pengecekan dokumen.

Dia mengatakan, tak hanya menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan lainnya, petugas juga mengelompokkan dan memanggil penumpang satu per satu. Jika dulu penumpang masuk ke kabin pesawat berdasarkan kelas duduk dan barisan, kini pertugas maskapai penerbangan mengatur pemanggilan penumpang secara detail dan bertahap sesuai tempat duduk.

“Yang dipanggil lebih dulu adalah yang duduk dekat jendela. Setelah itu dipanggil nama-nama penumpang yang duduk di kursi lorong pesawat,” kata dia. Kondisi tersebut, menurut Tantra, tentu memakan waktu dan calon penumpang pesawat harus bersiap untuk itu,

Petugas maskapai penerbangan juga melarang penumpang membawa koper ke dalam kabin. Musababnya, kabin yang berisikan banyak barang adalah sarana penyebaran virus karena sering terjadi kontak di antara penumpang maupun staf. Para penumpang hanya diizinkan membawa sejenis tas tangan ke dalam kabin, yang dipastikan tidak terjadi kontak dengan staf maupun penumpang lain.

Jadi, bagaimana? Apakah Anda siap melakukan perjalanan dengan pesawat di masa pandemi? (ra/tempo)

 

DISKUSI: