Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Traveling

Menyambangi Danau Kembar Sumbar Nan Eksotis

Published 22/09/2019 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
Danau Kembar via www.dronestagr.am

Jakarta, LiputanIslam.com—Jika kita teliti danau-danau di seluruh di dunia, hanya ada sedikit danau kembar (twin lakes), beberapa di antaranya di Amerika Serikat. Ternyata, negeri kita juga punya danai kembar nan eksotis, yaitu Danau di atas dan Danau di bawah yang berada di Sumatera Barat.

Danau di Atas dan Danau di Bawah adalah salah satu danau yang terluas di Asia Tenggara, terletak diatas ketinggian 1600 meter dpl. Danau kembar ini terjadi karena aktivitas vulkanik jaman dahulu dan kemudian berubah menjadi danau seiringnya waktu.

Dikelilingi oleh pengunungan bukit barisan dan berada dekat dengan gunung volkanik yang masih aktif yaitu Gunung Talang, danau kembar ini memiliki keunikan masing-masing.

Danau di Atas memiliki luas 12,4 km persegi dengan kedalaman hanya 44 meter saja dan sementara danau dibawah memiliki luas 11,2 km persegi dengan kedalaman paling dalam mencapai 844 meter.

Kedua danau ini hanya dipisahkan oleh sebuah bukit dengan luas 300 meter saja, sehingga bisa dicapai dengan berjalan kaki atau dengan kendaraan. Terletak di kabupaten Solok dan dapat ditembuh selama 2 jam perjalanan darat dari kota Padang atau hanya 1 jam dari kota Muara Labuh, Sumatera Barat.

Danau di Atas bisa dinikmati oleh para wisatawan yang berkunjung. Airnya yang sangat dingin dengan panorama alam yang memukau.

Photo: Instagram @geligelo

Apabila di pagi hari, ketika kabut tidak terlalu tebal kita bisa menyaksikan puncak Gunung Talang yang masih aktif dan mengeluarkan asap vulkanik yang tipis.

Wisatawan bisa menikmati sekitaran danau diatas dengan berperahu dan bermain air dipinggir danau yang sangat bersahabat. Ikan-ikan kecil bersliweran dan mengundang kita untuk menikmati air pengunungan yang dingin dan menyegarkan.

Di sini pengunjung bisa menyewa perahu dari penduduk dan berkeliling danau serta disediakan fasilitas outbound, beberapa penginapan pun tersedia dilokasi ini.

Tetapi ketika di Danau di Bawah, wisatawan hanya bisa menikmati dari puncaknya saja, sebagian masyarakat lokal bahkan tidak berani banyak beraktivitas disekitaran danau yang panorama alamnya juga memikat ini dikarenakan kedalamannya yang cukup berbahaya.

Ada kearifan lokal untuk tidak banyak beraktivitas di Danau di Bawah. Konon ada sebuah naga besar yang bersemayam di dasar danau ini.

Penduduk lokal sekitar bercocok tanam sayuran seperti wortel, kayu manis, kol dan lain-lain yang tumbuh sangat sibur disekitaran danau yang berhawa sejuk.

Seringkali kabut turun menyelimuti sekitaran danau dan tampak sangat indah sekali bak dinegri Swiss yang dikelilingi perbukitan hijau dan kabut. Awan biru sekitar danau memberikan nuansa yang sangat berbeda, hiruplah oksigen gratis. Ah, rasanya saya tidak ingin beranjak dari danau kembar yang sangat indah ini.

Konon di dasar Danau Di Atas dan Danau Di Bawah bersemayam ular naga raksasa yang dibantai oleh Niniak Gadang Bahan, seorang pembuat tonggak. Setelah bangkainya yang membentuk angka delapan tertimbun tanah, tergenanglah air hingga membentuk dua danau besar.

Dari legenda itu pulalah nama dua daerah di mana danau ini berada berasal. Nama Kecamatan Lembah Gumanti berasal dari singkatan lembah nago nan mati. Yang kedua adalah sebuah daerah bernama Aia Sirah (Air Merah), daerah ini terkenal dengan airnya yang merah.

Masyarakat percaya bahwa air yang merah adalah darah yang terus keluar dari kepala naga. Dan masyarakat lokal percaya kalau air dari danau dibawah mengalir melalui sungai bawah tanah menuju ke wilayah Jambi.

Sambil menikmati panorama alam yang sungguh memukau, jangan lupa untuk menyeruput kopi lokal atau bahkan teh hangat. Karena hawa disekitaran danau sekitar 16 derajat serta sangat dingin sekali, bahkan bisa mencapai 12 derajat diwaktu malam hari. Sekitaran danau juga banyak ditemukan perkebunan teh yang sangat luas. (ra/detik)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Traveling

Wisatawan Batalkan Pesanan Hotel Gara-Gara Hoax Jogja Merah

By Rachel
Traveling

Taman Nasional Karimunjawa Dibuka 16 Oktober, Lihat Syarat Kunjungannya!

By Rachel
Traveling

Mengenal Virtual Tour, Jalan-Jalan Digital di Masa Pandemi

By Rachel
Traveling

Pantai Padang Betuah Bengkulu, Destinasi Baru yang Mempesona

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account