Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Traveling

Mencicipi Es Dawet Mbah Hari yang Legendaris

Published 12/01/2020 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
travelingyuk.com

Yogyakarta, LiputanIslam.com—Jalan-jalan ke Yogyakarta engga sah tanpa mencicipi es dawet Mbah Hari yang melegenda. Kuliner ini sudah berdiri sejak 1965 di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, tepatnya di los pertama sebelah utara.

Mbah Hari, sang pemilik, membuat seluruh menu dan variasi dawet sendiri dari bahan alami dan tidak menggunakan mesin. Dengan dibantu suami, sejak malam hingga dini hari Mbah Hari menyiapkan menu es dawet buatannya untuk pembeli.

Es Dawet Mbah Hari berisi cendol warna-warni, cincau, santan dan juruh atau gula jawa beserta potongan buah nangka. Dalam menyajikannya, Mbah Hari menggabungkan seluruh varian dan menambahkan es batu agar minuman tambah segar.

Mbah Hari mengatakan resep es dawet buatannya ini berasal dari ibunya yang juga berjualan es dawet. Dia tertarik untuk meneruskan usaha ibunya dan bertahan hingga kini. “Saya tidak pernah menambahi apapun dari resep es dawet yang sudah turun-temurun ini supaya rasanya sama seperti yang ibu saya buat dulu,” ucap dia.

Mbah Hari berjualan mulai pukul 09.00 sampai 15.00. Saban hari dia berangkat dari Bantul menuju Pasar Beringharjo dengan mengayuh sepeda onthel. Mbah Hari tak tertarik untuk pindah ke tempat yang lebih dekat karena dia sudah punya banyak pelanggan di Pasar Beringharjo.

Pembeli es dawet Mbah Hari bukan saja orang yang sehari-hari berjualan di pasar itu. Wisatawan domestik dan mancanegara juga penasaran dengan cita rasa minuman legendaris yang dibanderol hanya Rp 5.000. “Saya akan terus berjualan es dawet ini sampai nanti sudah tidak kuat lagi,” ucapnya. (ra/tempo)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Traveling

Wisatawan Batalkan Pesanan Hotel Gara-Gara Hoax Jogja Merah

By Rachel
Traveling

Taman Nasional Karimunjawa Dibuka 16 Oktober, Lihat Syarat Kunjungannya!

By Rachel
Traveling

Mengenal Virtual Tour, Jalan-Jalan Digital di Masa Pandemi

By Rachel
Traveling

Pantai Padang Betuah Bengkulu, Destinasi Baru yang Mempesona

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account