Ini Cara Vietnam Kembalikan Denyut Pariwisata

0
488

Jakarta, LiputanIslam.com—Vietnam mulai mengupayakan pemulihan sektor pariwisatanya usai pandemi corona yang mulai mereda. Caranya, negeri itu membuka perjalanan bagi pelancong domestik, seperti dilaporkan Channel News Asia.

Teluk Ha Long menjadi destinasi yang diminati para pelancong domestik ketika pembatasan dikendurkan. Ratusan orang bepergian menaiki perahu wisata, untuk mengunjungi karst yang merupakan situs warisan UNESCO di Teluk Ha Long.

Mereka mulai pelesiran wisata alam pada, Sabtu, 16 Mei. Beberapa pelancong tetap mengikuti tata cara untuk membatasi jarak fisik.

“Ini adalah pertama kali saya ke Ha Long setelah Covid-19. Saya datang ke sini karena ada banyak pemandangan yang indah,” kata Duong Quang Hieu, 21 tahun, pelancong dari Provinsi Tuyen Quang.

Menurut data, Vietnam memiliki 324 kasus virus corona. Tidak ada pasien yang meninggal dunia. Hal itu yang membuat para pelancong merasa aman berwisata.

Ketika menghambat penyebaran virus corona, pariwisata Vietnam sempat anjlok dalam empat bulan tahun ini. Saat ini kegiatan pariwisata Vietnam tetap tertutup untuk turis mancanegara. Pemerintah Vietnam memanfaatkan pasar pelancong domestik karena mereka telah jenuh mengisolasi diri sekian lama.

“Sangat menyenangkan untuk bepergian saat ini. Kami memiliki berbagai pilihan hotel,” kata Phan Van Kien, pelancong dari Hanoi. Kien bersama keluarganya akan melakukan perjalanan domestik untuk sisa tahun ini. Sebab, seluruh rencana bepergian ke luar negeri telah dibatalkan karena masih sangat khawatir terkait virus corona.

Pariwisata Vietnam telah meluncurkan promosi, yakni Vietnamese People Travel in Vietnam sejak pekan lalu. Kampanye promosi wisata domestik itu menawarkan layanan dengan harga yang wajar, menurut laporan Traveller.

“Demi memikat pelancong domestik, hotel dan maskapai penerbangan telah memotong harga sebanyak setengahnya,” kata Vu The Binh, Ketua Perhimpunan Agen Perjalanan Vietnam, yang juga Wakil Ketua Asosiasi Pariwisata Vietnam.

Binh menjelaskan, setelah program pelancong domestik itu, kemungkinan berlanjut untuk turis mancanegara. “Setelah program ini berakhir pada pertengahan Juli, kami akan memulai program lain. Kami mempromosikan pariwisata internasional, tergantung pada situasi virus (Covid-19),” ujarnya. (ra/tempo)

DISKUSI: