Museum ini Simpan Al-Quran Kuno Terbuat dari Daun, Apa Bentuknya?

0
70

Kudus, LiputanIslam.com–Museum Gusjigang X-Building di Kudus menyimpan berbagai macam Al-Quran kuno yang terbuat dari kulit sapi hingga daun lontar.

Museum ini terletak di Jalan Sunan Muria nomor 33, Kudus. Di dalamnya, kita bisa menemukan satu Al Quran berukuran raksasa yang dikelilingi tujuh Al Quran lain.

Ketujuh Al Quran itu adalah Al Quran kuno daun lontar, Al Quran bahan kulit sapi, Al Quran mini stambul Turki, Al Quran sampul pintu Ka’bah, Al Quran bahan kertas kuno, Al Quran kuno dari surau, dan Al Quran kuno dari pesantren.

Al-Quran yang terbuat dari daun lontar diperkirakan berusia sekitar 300 tahun. Istimewanya, 30 juz Al Quran dari daun lontar yang sudah kuno itu masih dalam kondisi utuh.

Kitab suci umat Muslim ini didapatkan dari seorang kolektor dari Salatiga. Harga untuk mendapatkan Al-Quran itu pun tidak murah, mencapai Rp 40 juta.

Selain kuno, Al Quran itu spesial karena dituliskan dengan teliti di atas daun lontar kering dengan menggunakan pengutik, semacam alat khusus logam jarum yang dipanaskan. Pada jaman dahulu alat ini dipakai secara tradisional untuk menorehkan tulisan aksara kawi.

Menurut Manager Marketing Mubarok Food Cipta Delicia, Muhammad Kirom, Al-Quran ini dibuat atas imbauan kiai pada waktu itu. Secara sederhana, Al-Quran ini ditulis oleh santri ketika akan lulus dari pendidikan di pondok pesantren.

Kirom menambahkan, upaya mendapatkan koleksi benda kuno tidak gampang. Dia mengaku untuk mendapatkan Al-Quran kuno ini membutuhkan waktu hingga satu tahun lamanya. Dengan demikian dia berharap adanya koleksi Al-Quran ini dapat meningkatkan kecintaan umat muslim kepada Al-Quran. (ra/travel/detik)

DISKUSI: