Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

ISIS pun Telah Melanda Universitas Indonesia

Published 31/12/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

UIJakarta, LiputanIslam.com--Paham radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah merasuk ke kampus-kampus, termasuk Universitas Indonesia. Hal ini diungkapkan Dosen Agama Islam Universitas Indonesia (UI), Abdi Kurnia. Menurut Abdi, ada seorang mahasiswanya angkatan tahun 2010 yang saat ini sudah menjadi anggota ISIS.

“Contoh mahasiswa saya angkatan 2010, selama di perkuliahan tak terlihat ke arah radikal, namun 2-3 tahun kemudian jadi pendukung ISIS saya lihat facebook-nya, sampai sekarang masih. Di UI kan juga sempat gempar seorang mahasiswi siap jadi istri mujahidin,” kata Abdi, dalam Silaturahim Nasional Tentang Penguatan Aswaja dan Penanggulangan Terorisme dalam Ketahanan Nasional di Pondok Pesantren Al Hikam, Beji, Depok, seperti dilaporkan rimanews.com (29/12).

Menurut Abdi, faham ISIS tidak hanya menjangkiti UI, tetapi juga kampus-kampus negeri lainnya. Untuk itu, lanjut dia, setiap kampus harus mampu melakukan proteksi dan membatasi kegiatan yang mencurigakan. “Radikalisme dan terorisme bukan hanya di UI, tapi di ITB, Undip. Kalau tak disikapi, saya khawatir ini hanya masalah yang akut,” ungkap dia. (baca: Habib Mahdi: ISIS Sudah Diprediksi 1400 Tahun yang Lalu)

Andi menegaskan bahaya ISIS dan radikalisme dapat merusak kohesi dan keutuhan sosial. Paham ini tentu merugikan negara dan antipemerintah. “Belum pernah ada sepanjang rezim Indonesia sekelompok orang terang-terangan berani hadapi lembaga-lembaga negara. Padahal seharusnya menjadi institusi harus dihormati dan dihargai, tetapi ini justru berani ancam institusi negara. Wibawa negara sudah runtuh,” papar dia.

Berbagai Strategi ISIS

Kelompok-kelompok pro-ISIS di Indonesia melakukan aksi-aksi deklarasi baiat terhadap Khalifah ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi di berbagai kota di Indonesia (baca:Baiat ISIS di Malang: Ribet dan No Free Ta’jil). Mereka juga berusaha menarik simpati dengan bagi-bagi sembako pada bulan Ramadhan lalu di Ambon. (baca: Kelompok Pro ISIS Bagi Sembako). Di Solo mereka menggambar lambang ISIS di tempat-tempat umum, namun kemudian dihapus warga (baca: Seperti Ini Nasib Lambang ISIS di Solo)

Pengamat politik, M. Arief Pranoto mempertanyakan mengapa wilayah operasi ISIS selalu di daerah-daerah kaya minyak yang memang jadi incaran Barat (baca: ISIS dalam Perspektif Perang Hibrida).

“Mengapa sumpah al Baghdadi hanya ditujukan kepada bangsa di negara-negara yang kaya (potensi) sumberdaya alam/SDA, dan wilayah yang memiliki derajat geopolitik tinggi dari perspektif (konflik) politik global? Kenapa ia tidak melindungi Malaysia, atau Singapore, Myanmar, Thailand, Vietnam, dan lainnya; apakah karena negara-negara ini telah masuk orbit pengaruh AS dan sekutu?” tanyanya secara retoris. (fa)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account