Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Galeri

Falasi Zionis (3): Agresi yang Baik Hati

Published 23/10/2023 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com – Narasi berikutnya yang disampaikan kubu Zionis adalah sebagai berikut.

“Militer Israel sangat baik hati. Buktinya, sebelum menyerang sasaran tertentu, mereka memberikan peringatan kepada warga di sekitar objek yang akan diserang. Bahkan, dalam kasus Perang Gaza tahun ini, Israel meminta warga sipil Gaza untuk mengungsi ke pinggiran kota, supaya tidak menjadi ‘korban ikutan’ (collatoral damage) dari serangan militer terhadap milisi Palestina.”

Narasi seperti ini adalah contoh dari standar ganda yang selama ini dipakai oleh Zionis dan sekutu terdekatnya, AS. Standar ganda artinya adalah penggunaan standar dan parameter rasional yang berbeda ketika objek yang dinilainya berbeda. Dalam silogisme yang dikenal pada ilmu logika, “standar” disebut sebagai premis mayor, sedangkan objek yang diukur menjadi premis minor.

Contoh yang biasa dikemukakan adalah silogisme berikut ini.
1. Semua manusia pasti akan mengalami kematian (premis mayor)
2. Plato adalah manusia (premis minor)
3. Plato pasti akan mengalami kematian.

Pada silogisme di atas, premis mayor menjadi standar untuk menilai Plato, apakah dia akan mengalami kematian atau tidak. Nah, bayangkan kalau tidak ada kepastian dari premis mayor. Bayangkan kalau premis mayornya berubah-ubah, bergantung kepada objeknya. Misalnya, dikatakan bahwa manusia bisa mengalami kematian atau bisa juga abadi di dunia ini, bergantung kepada objek manusianya. Jika yang dinilai adalah Plato, berlaku standar tertentu. Tapi, jika objeknya Aristoteles (atau manusia lainnya), premis mayornya berubah. Dalam situasi seperti itu, terjadi kekacauan berpikir yang sangat elementer.

Dalam konteks narasi kubu Zionis (dan AS) yang sedang kita bicarakan ini, kita melihat bahwa alur silogisme yang mencoba dibangun adalah sebagai berikut.
1. Setiap serangan yang diawali dengan peringatan adalah serangan yang baik (mayor).
2. Serangan Israel selalu didahului dengan peringatan (minor).
3. Serangan Israel adalah serangan yang baik (kesimpulan).

Masalahnya, Zionis dan AS punya standar (premis mayor) yang lain, ketika yang melakukan serangannya bukan Israel. Dalam konteks operasi militer Rusia terhadap Ukraina, misalnya, Rusia selalu mengawali berbagai serangannya dengan memberi peringatan kepada Ukraina. Faktanya, dalam kasus konflik Rusia-Ukraina, AS dan Israel memiliki standar (premis mayor) yang lain, yaitu bahwa serangan apapun, jika itu dilakukan terhadap wilayah negara lain, dinilai sebagai agresi brutal yang sangat buruk.

Artinya, jika objek yang dinilai adalah Rusia, parameternya adalah sesuatu. Tapi, ketika yang dinilai adalah Israel, agresi brutal itu berubah menjadi serangan yang baik hati. Benar-benar logika yang kacau!(os)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account