Warganet Ini Diteror Usai Cuit Polisi Bisa Diganti Satpam BCA

0
900

Jakarta, LiputanIslam.com–Seorang warganet bernama Fachrial Kautsar mendapat teror berkepanjangan karena cuitannya ‘Polisi se-Indonesia bisa diganti satpam BCA aja gaksih’ pada Rabu, 13 Oktober 2021 pukul 21.45.

Cuitan di akun twitter @fchkautsar itu mendapat perhatian luas dan menjadi viral di media sosial. 

Dilansir dari Tempo, gegara cuitan itu, pemilik akun mengaku menerima ancaman di Twitter dan juga melalui direct message atau DM di akun Instagram pribadinya. Banyak akun yang mengancamnya anonim, tapi ada juga yang memiliki foto profil berseragam polisi.

“Total ada 150-an akun yang DM saya,” kata Fachrial.

Berdasarkan tangkapan layar yang diunggah Fachrial di akunnya, ancaman-ancaman yang ia terima antara lain menjadi target di jalan, mematahkan leher, mengajak baku hantam, dan lain sebagainya. Selain itu, banyak juga yang memaki Fachrial di kolom komentar.

Pemilik akun pun kemudian mengadukan perlakuan tersebut ke ke Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet).

Merespon masalah ini, Ketua Divisi Akses Atas Informasi SAFEnet, Unggul Sagena menyebut penyerangan aparat hukum kepada warganet tersebut merupakan blunder bagi nama baik institusi kepolisian sendiri. 

“Jadi akun-akun ini yang menyerang malah blunder ke nama baik institusi kepolisian itu sendiri. Semakin terjun bebas,” ujar dia.

Unggul menuturkan, ini membuktikan ketidakdewasaan aparat terkait dalam bermedia sosial. Karena itu, ancaman dari anggota kepada masyarakat harus disikapi serius karena tidak sejalan dengan nilai-nilai universal kepolisian yang to protect and to serve.

“Jadi jelas merugikan kepolisian itu sendiri. Kepolisian sebaliknya harus mengusut karena justru kejadian tersebut termasuk kejahatan siber,” ucap dia. (ra/liputan6/tempo)

DISKUSI: