Wapres: Penyelesaian Konflik Tidak Cukup Dengan Politik dan Militer

0
93

Sumber: liputan6.com

Jakarta, Liputanislam.com– Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), KH Ma’ruf Amin mengatakan bahwa dalam menyelesaikan suatu konflik, terlebih konflik global tidak cukup hanya dengan pendekatan politik dan militer. Menurutnya, untuk meredam konflik dapat pula menggunakan pendekatan agama. Dengan agama maka akan tercipta kerukunan antar umat manusia.

Demikian hal itu disampaikan Wapres Kiai Ma’rud saat menerima kunjungan Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Pati Djalal di Kantor Wapres Jakarta, pada Selasa (28/1).

“Bahwa politik, apalagi pendekatan militer tidak dapat digunakan untuk menciptakan kerukunan. Pendekatan keagamaan, forum-forum, upaya-upaya komunikasi yang harus dikedepankan untuk menciptakan kerukunan,” ucapnya.

Wapres menyatakan bahwa para pemuka agama hari ini tidak hanya cukup dengan capaian rukun. Tetapi bagaimana rukun bisa merukunkan. Dan untuk membangun kerukunan itu sendiri dibutuhkan dasar atau pilar yang kuat. Seperti Indonesia yang memiliki empat pilar utama yang membuatnya tetap rukun walaupun beragam.

“pertama, ideologi yang berupa Pancasila dan UUD 1945. Kedua, yuridis berupa dasar-dasar hukum yang jelas dan kuat. Ketiga, sosiologi yakni yang sudah dimiliki Indonesia. Dan keempat yaitu teologis, yaitu menyebarkan narasi-narasi kerukunan, dimulai dari majelis-majelis keagamaan, membangun komunikasi antar umat beragama,” ungkapnya.

Baca: Wapres: Dengan Pancasila dan NKRI Kita Tetap Bersatu

Selain itu, Wapres Kiai Ma’ruf juga mendorong FCPI gar programnya dapat mencakup semua agama, seperti Hindu, Budha, mengingat konflik yang terjadi di India dan Myanmar. Konflik di kedua negara itu juga patut mendapat perhatian. (aw/republika/liputan6).

DISKUSI: