Viral Video Jokowi Soal Bipang, Mendag Lutfi Minta Maaf

0
956

Jakarta, LiputanIslam.com– Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait ajakan berbelanja makanan khas daerah bernama Bipang memicu kontroversi. Gara-gara hal ini, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi angkat berbicara dan meminta maaf.

“Berkaitan dengan pernyataan tentang Bipang Ambawang, yang pertama kita harus melihat dalam konteks keseluruhan pernyataan Bapak Presiden ada dalam video yang mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai dan membeli produk lokal,” jelas Lutfi dalam video pada akun Youtube Kementerian Perdagangan, dikutip Sabtu (8/5) dari CNN Indonesia.

Lutfi menyebut ajakan Jokowi itu ditujukan untuk semua elemen masyarakat yang terdiri dari beragam suku, agama, dan budaya.

“Pernyataan bapak itu ditujukan untuk seluruh masyarakat Indonesia yang terdiri dari beragam suku, agama dan budaya yang memiliki kekayaan kuliner nusantara dari berbagai daerah. Setiap makanan punya khas dan jadi favorit lokal,” ungkapnya.

Dalam hal ini, sambung Lutfi, kuliner khas yang disebut Jokowi bertujuan untuk mempromosikan kuliner nusantara yang beragam.

“Yang jelas kuliner itu dikonsumsi disukai oleh berbagai kelompok masyarakat yang beragam,” sambungnya.

Lutfi pun memohon maaf atas nama Kementerian Perdagangan selaku pihak penanggungjawab acara yang dihadiri Jokowi dalam video viral itu.

“Kami dari Kementerian Perdagangan selaku penanggungjawab acara itu sekali lagi memastikan tidak ada maksud apapun dari pernyataan bapak Presiden. Kami mohon maaf sebesar-besarnya bila terjadi kesalahpahaman karena niat kami hanya ingin agar kita semua bangga terhadap produksi dalam negeri termasuk kuliner khas daerah,” katanya.

Sebelumnya, Jokowi mengajak masyarakat belanja makanan khas daerah secara daring (online) lantaran ada larangan mudik selama periode lebaran Idul Fitri 2021. Namun, pernyataannya dinilai janggal karena menyertakan makanan Bipang Ambawang. Bipang dapat merujuk pada singkatan babi panggang, kuliner khas Kalimantan Barat.

Cuplikan video terkait pernyataan Jokowi itu menjadi viral dan mendapat beragam respon dari masyarakat. Ucapan Jokowi tersebut masuk trending topic nasional pada Sabtu (8/5). Hingga pukul 11.45 WIB, sedikitnya ada 11.000 kicauan yang memuat kata ‘bipang’ yang disebut Presiden. (ra/cnn)

DISKUSI: