Uang Bansos di Tuban Tak Cair Semua, Risma Marahi Kadin

0
502

Sumber: NusaDaily

Jakarta, LiputanIslam.com– Menteri Sosial Tri Rismaharini memarahi Kepala Dinas Sosial Tuban Eko Julianto setelah mengetahui Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau program sembako tidak dicairkan secara utuh untuk masyarakat.

Uang bansos yang seharusnya disalurkan langsung tiga bulan, ternyata hanya cair dua bulan.
Kemarahan Risma pada Kadinsos Tuban terjadi saat blusukan di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu (24/7).

Dilansir dari CNN Indonesia, uang bansos bulanan dari Kementerian sosial (Kemensos) sebesar Rp200 ribu. Rinciannya, Rp165 ribu untuk 15 kg beras, Rp26 ribu untuk telur dan Rp9 ribu untuk tempe. Bansos tersebut diberikan untuk bulan Juli, Agustus dan September.

Risma bertanya pada Kadinsos dan Bupati Tuban terkait alokasi uang BPNT tersebut. Risma juga menanyakan, ke mana perginya uang satu bulan BPNT yang seharusnya diberikan kepada penerima bansos.

“Saya tanya sekarang, duitnya ke mana yang satu bulan?” tanya Risma.

“Masih di kartu [kartu keluarga sejahtera]. Itu kami antisipasi sekarang tidak dijual…,” jawab Eko.

Namun, Risma tidak mau terima dengan praktik penyaluran bansos di lapangan seperti itu. Sebab, ia mengklaim telah mengupayakan agar bansos dapat diberikan kepada warga yang membutuhkan.

“Bupati ne selesaikan dengan kepala dinas. Saya tidak terima loh pak. Saya susah-susah loh pak. Supaya mereka dapat oke. Sekarang aku tanya, bunganya siapa yang terima? Dia enggak terima kartu loh BPNT, mereka enggak pegang kartu loh beda sama PKH. Enggak bisa begitu loh, kasihan mereka,” ujar Risma.

Dalam kesempatan itu Risma juga memberikan peringatan kepada Kadinsos dan Bupati Tuban terkait pemotongan anggaran. Menurutnya, pemotongan anggaran untuk daerah Tuban berpotensi dilakukan jika Menteri Keuangan Sri Mulyani mengetahui kejadian tersebut. (ra/cnn)

DISKUSI: