Teroris di Jakarta Mengaku Simpatisan FPI dan Ingin Ledakkan Industri China

0
558

Densus 88

Jakarta, LiputanIslam.com—Pasca aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Densus 88 menangkap diantaranya 5 orang yang terkait jaringan teroris di Jakarta, Bekasi, dan Tangerang Selatan.

Berdasarkan sebuah video pada Sabtu (3/4/2021), salah seorang teroris bernama Ahmad Junaidi mengaku sebagai simpatisan FPI dan kerap mengikuti pengajian sepulang Habib Rizieq Shihab ke Indonesia beberapa waktu lalu.

“Saya Ahmad Junaidi salah satu anggota simpatisan FPI, semenjak Habib Rizieq pulang ke Indonesia dan saya juga tergabung di dalam jemaah pengajian di bawah pimpinan Habib Husein Hasni Condet dan diadakan setiap malam Jumat bergilir ke rumah-rumah semua anggota jemaah pengajian,” ujar Ahmad Junaidi seperti dilansir dari detikcom.

Selain itu, ia mengaku bahwa seusai pengajian, ada diskusi terkait keadaan negara yang dikuasai oleh China. Ahmad Junaidi juga mengaku menjemur bahan peledak dari aseton dan HCl di rumahnya dan hendak meledakkan industri-industri China.

“Setelah kajian, kami banyak membahas tentang keadaan negara yang sudah dikuasai oleh China, masalah kekayaan alam, serta kekuatan-kekuatannya sudah dikuasai oleh China. Akhirnya teman saya bernama Bambang dan Agus memberikan semangat untuk mengajak melakukan peledakan di industri-industri China yang ada di Indonesia,” katanya.

“Saya pun pernah dihubungi untuk menjemur serbuk bahan peledak yang dari acetone dan HCl selama 3 hari di rumah, lalu saya serahkan kembali kepada Agus. Setelah itu, saya kumpulkan kembali menjadi 3 stoples dalam bentuk serbuk yang sudah kering. Dan adapun pengajian mengajak kami untuk pergi ke Sukabumi ke Abah Popon untuk pengisian untuk jaga-jaga keamanan diri masing-masing,” lanjutnya. (ra/detik)

 

DISKUSI: