Terkait RUU HIP, DPR dan MPR Ikuti Putusan Pemerintah

0
67

LiputanIslam.com — Pemerintah memutuskan untuk menunda pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Dari pihak DPR dan MPR pun menyetujui dan mengikuti putusan pemerintah tersebut.

Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin mengatakan lembaganya ikut keputusan pemerintah.

“Ikut pemerintah karena sebuah RUU tidak bisa dibahas tanpa persetujuan pemerintah,” kata Aziz Syamsuddin kepada para wartawan di Jakarta, Rabu (17/6).

Menurut Aziz, RUU HIP belum ditetapkan untuk dilakukan tahap pembahasan. Pada saat ini prosesnya dalam tahap harmonisasi draf RUU di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.

DPR pun sepakat bahwa pemerintah harus lebih baik fokus pada penanganan COVID-19 sehingga pelaksanaannya secara terukur. Langkah itu agar kesehatan rakyat tetap terjaga fokusnya dan ekonomi bisa berjalan dengan baik kembali.

Sementara, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi dan mendukung langkah pemerintah yang menunda pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP), sehingga bisa meredam berbagai pro dan kontra yang timbul di masyarakat.

Hal itu menurut Bamsoet, karena saat ini suasana kebatinan bangsa Indonesia sedang fokus menghadapi pandemi COVID-19, sehingga seluruh konsentrasi pemerintah dan berbagai elemen bangsa juga ditujukan ke sana.

“Agar tidak menimbulkan berbagai syak wasangka maupun persepsi negatif di masyarakat, ada baiknya DPR dan pemerintah menyerap aspirasi publik dengan mendatangi berbagai organisasi masyarakat yang mewakili berbagai suara publik,” kata Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Tunda Bahas RUU HIP, Tiga Ormas Islam Apresiasi Putusan Pemerintah

Dia mengatakan suara publik tersebut berasal dari ormas keagamaan seperti PBNU, Muhammadiyah, PGI, Walubi, Matakin, KWI, serta PHDI maupun ormas kebangsaan seperti Pemuda Pancasila, FKPPI, serta para tokoh dan intelektual.

Langkah itu, menurut dia, agar berbagai kalangan masyarakat bisa memahami urgensi perlunya kelahiran RUU HIP tersebut. (Ay/Antara/Mudanews)

DISKUSI: