Tembak Jenderal Qassem Soleimani, PBNU Kecam Amerika

0
154

Sumber: kumparan.com

Jakarta, Liputanislam.com– Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Sekretaris Jenderalnya, Helmy Faishal Zaini  mengecam keras tindakan militer Amerika Serikat  yang menembak hingga gugur Komandan Quds Force Iran Jenderal Qassem Soleimani. Helmy menyatakan bahwa tindakan Amerika itu bertentangan dengan kemanusiaan dan melanggar prinsip-prinsip  perdamaian dunia.

“(Kami) mengecam keras tindakan Pemerintah AS bersama militernya yang dengan sengaja menembakkan roket yang menyebabkan gugurnya Jenderal Qassem Soleimani,” tegasnya di Jakarta pada Selasa (7/1).

Ia juga mendorong PBB dan masyarakat internasional agar mengecam tindakan Amerika Serikat dan mendesaknya segera keluar dari Timur Tengah. Amerika selama ini sudah terlalu banyak membunuh rakyat di wilayah itu. “Termasuk segera tarik pasukan-pasukan AS di Timur Tengah dan berhenti membunuhi rakyat di wilayah tersebut,” ujarnya.

Selain itu, Helmy juga mendorong pemerintah Indonesia agar melakukan upaya-upaya bantuan penyelesaian konflik, termasuk ketegangan antara AS-Iran, melalui mekanisme di PBB. “Prinsip yang harus dipegang Indonesia harus objektif melihat persoalan ini,” ucapnya.

“Dan juga kepada segenap masyarakat untuk bersikap tenang dan tidak terprovokasi sehingga terpancing melakukan tindakan yang semakin memperkeruh suasana,” tambahnya.

Baca: Video: Jutaan Orang Hari ini Ikuti Prosesi Pemakaman Jenderal Soleimani di Kota Kerman

Seperti diberitakan sebelumnya, Jenderal Soleimani terbunuh dalam serangan drone AS di Baghdad. Kematian Soleimani memperburuk hubungan AS-Iran. Juga memicu kemarahan rakyat Iran. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei berjanji akan menuntut balas atas tindakan Amerika tersebut. (aw/republika/kumparan).

 

DISKUSI: