Siswa Bukittinggi Ciptakan Tempat Hand Sanitizer Bersensor

0
514

Sumber: jumia.com.ng

Bukittinggi, Liputanislam.com– Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bukittinggi Sumatera Barat yang tergabung dalam Tim Robotik berhasil menciptakan tempat hand sanitizer bersensor. Pembimbing Tim Robotik MAN 1 Bukittinggi, Zulkhairi mengatakan keberhasilan timnya menciptakan alat tersebut berawal dari kekhawatiran dan ingin membantu masyarakat yang ingin cuci tangan pakai hand sanitizer tanpa harus menyentuhnya.

“Melihat setiap orang selalu menekan gagang Hand Sanitizer dengan memutar kran air pencuci tangan, tentu hal ini perlu diwaspadai dan memiliki potensi besar untuk menularkan virus Covid-19 ini secara berantai,” ucapnya di Bukittinggi, Sumatera Barat, seperti dilansir kemenag.go.id pada Rabu (8/4).

“Saat ini hampir setiap kantor, swalayan, praktek dokter, pasar dan tempat umum lainnya menyediakan hand sanitizer sebagai antisipasi penularan covid-19. Melihat kondisi ini jiwa saya terpanggil untuk membuat Hand Sanitizer otomatis melalui sensor,” ujarnya.

Cara kerja Hand Sanitizer otomatis yang dilengkapi dengan sensor ultrasonic tersebut adalah dengan mendekatkan tangan ke arah mulut semprotan, maka cairan sanitizer akan keluar secara otomatis. Daya yang dibutuhkan hanya 3 V. Bisa memakai batrai, adaptor dan charger HP.

“Bahan-bahan yang dibutuhkan berupa Mikrocontroler Arduino uno atau Nano, Motor Servo, Sensor ultrasonic, Cabel jumper, Timah solder, Lem lilin dan Coding Arduino. Waktu pengerjaan merakit dan memprogram satu buah hand sanitizer otomatis hanya membutuhkan waktu 60 menit,” ungkapnya.

Baca: Sekjen: Anggaran DP Kendaraan Anggota DPR 2020 Dialihkan ke Penanganan COVID-19

Menurut Zulkhairi, Tim Robotik MAN 1 Bukittinggi ssat ini sedang mengerjakan perakitan hand sanitizer otomatis pesanan beberapa mesjid dan kantor. Keberhasilan menciptakan alat ini sangat diapresiasi oleh semua pihak dan tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat. (aw/kemenag/harianhaluan).

 

DISKUSI: