Saham Kimia Farma Anjlok Setelah Pemerintah Tunda Vaksin Berbayar

0
115

Sumber foto: BeritaSatu.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) turun drastis setelah rencana penjualan vaksin berbayar untuk COVID-19 ditunda pemerintah.

Dilansir darik detikcom, saham KAEF sudah berkurang 170 poin atau anjlok 4,8% ke posisi Rp 3,370 hingga pukul 10.22 waktu JATS.

Pada tingkatan tersebut, saham KAEF telah ditransaksikan sebanyak 15,35 juta lembar dengan nilai Rp 52,5 miliar. Dalam posisi itu saham KAEF sudah ditransaksikan dengan frekuensi 7.603 kali.

Sebelumnya pada Senin (12/07/2021), saham KAEF sudah menanjak tinggi, yaitu 12% dari posisi penutupan sebelumnya Rp 3.150 ke Rp 3.540.

Penjualan vaksinasi gotong royong individu dengan skema mandiri alias berbayar yang seharusnya dimulai kemarin, Senin (12/7/2021).

Corporate Secretary Kimia Farma Ganti Winarno Putro pun mengumumkan penundaan rencana itu.

“Kami mohon maaf karena jadwal Vaksinasi Gotong Royong Individu yang semula dimulai hari Senin 12 Juni 2021 akan kami tunda hingga pemberitahuan selanjutnya,” katanya. (ra/detik)

DISKUSI: