Rupiah Terdepresiasi ke Posisi Rp 15.465 per Dolar AS

0
279

Sumber: jawapos.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (24/4) pagi melemah ke posisi Rp 15.465 per dolar AS. Rupiah meelemah 50 poin atau 0,32 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan, depresiasi rupiah terjadi karena bocornya laporan organisasi kesehatan dunia (WHO) yang melaporkan bahwa uji klinis obat virus corona dari Gilead Sciences, perusahaan biofarmasi AS, gagal.

“Sentimen negative kembali masuk ke pasar keuangan setelah laporan WHO yang secara tidak sengaja terpublikasi menyebutkan bahwa proses pengujian klinis obat perawatan pasien Covid-19 yang dirilis Gilead Science telah gagal,” kata Ariston, Jumat (24/4).

Baca: Pagi Hari, Rupiah Melemah ke Posisi Rp 15.550 per Dolar AS 

Menurutnya, hal ini memicu kekhawatiran pelaku pasar keuangan karena wabah Covid-19 tidak akan segera tuntas dan bisa membuat perekonomian semakin terpuruk.

“Pasar sangat mengkhawatirkan perekonomian yang telah terpuruk karena wabah terus berlanjut,” ujar dia.

Data-data ekonomi yang dirilis pekan ini seperti indeks aktivitas manufaktur di Eropa dan AS terus menunjukkan kontraksi dan jumlah pekerja yang mengajukan tunjangan pengangguran. Jumlah meningkat sekitar 4,4 juta menjadi 26,4 juta pekerja.

Dia memperkirakan, nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini akan melemah dengan di kisaran Rp 15.380 per dolar AS hingga Rp 15.600 per dolar AS.

“Rupiah bisa melemah hari ini dengan potensi kisaran Rp 15.380-Rp 15.600,” ucapnya. (sh/republika/cnnindonesia)

 

 

DISKUSI: