Rupiah Menguat ke Posisi Rp 16.310 per Dolar AS

0
269

Sumber: investor.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Selasa (31/3) menguat ke posisi Rp 16.310 per dolar AS. Rupiah menguat 0,17 persen dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Sedangkan menurut kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Sport Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada di posisi Rp 16.367 per dolar AS atau melemah dibandingkan posisi kemarin.

Rupiah harus jungkir balik melawan dolar AS sebelum akhirnya mengalami penguatan. Pada pagi hari, rupiah sempat menguat 0,15 persen di posisi Rp 16.300 per dolar AS. Akan tetapi, rupiah berbalik melemah 0,39 persen ke posisi Rp 16.385 per dolar AS.

Baca: Pagi Hari, Rupiah Melemah ke Posisi Rp 16.347 per Dolar AS

Kemudian, beberapa menit sebelum perdagangan berakhir, rupiah berhasil menguat sebesar 0,17 persen di posisi Rp 16.310 per dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, menguatnya rupiah didorong oleh upaya penemuan vaksin virus corona oleh AS.

Pemerintah AS telah mengeluarkan dana sebesar 421 miliar dolar AS untuk membantuk Johnson & Johnson membangun fasilitas produksi baru yang membutuhkan investasi 1 miliar dolar AS. Uang tersebut diambil dari stimulus jumbo AS senilai 2,2 triliun dolar AS.

“Fasilitas itu ditargetkan mampu memproduksi vaksin virus corona sebanyak 1 miliar dosis,” kata dia.

Selain itu, penguatan rupiah juga didorong oleh bangkitnya ekonomi China. Biro Statistik Nasional China mencatat, PurchasingManager’s Index (PMII) manufaktur perideo Maret sebesar 52. Angka tersebut mengalami kenaikan drastic dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 35,7. (sh/cnbcindonesia/cnnindonesia)

 

 

DISKUSI: