Rupiah Menguat ke Posisi Rp 14.595 per Dolar AS

0
72

Sumber: beritasatu.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (23/7) pagi menguat ke posisi Rp 14.595 per dolar AS. Rupiah menguat 55 poin atau 0,38 persen dari perdagangan hari sebelumnya.

Pada pembukaan pasar spot, rupiah sudah mengalami penguatan, namun hanya sebesar 0,21 persen. Rupiah kemudian semakin menguat dan berada di bawah posisi Rp 14.600 per dolar AS.

Meski demikian, Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan, rupiah berpotensi melemah pada perdagangan pasar spot sore nanti. Menurutnya rupiah akan bergerak di ksiaran Rp 14.600 sampai Rp 14.800 per dolar AS.

Baca: Pagi Hari, Rupiah Tembus Rp 14.657 per Dolar AS

Dia menilai, potensi pelemahan tersebut muncul karena adanya peningkatan ketegangan hubungan antara AS dan China di Houston, AS.

“Meningkatnya ketegangan hubungan AS dan China semalam dengan perintah penutupan konsulat China di Houston, AS, karena indikasi kegiatan mata-mata berpotensi mendorong pelemahan nilai tukar emerging market terhadap dolar AS,” kata dia.

Dia menyampaikan, langkah AS tersebut bisa memburukhubungan dagang antara AS dan China. Kondisi ini membuat pelaku pasar semakin khawatir dengan prospek ekonomi ke depan.

“Hubungan perdagangan yang kurang baik antara dua ekonomi terbesar dunia bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi global,” ucapnya.

Di samping itu, pasar juga khawatir dengan penyebaran virus corona yang terus berkembang. Hingga Minggu (19/7), total kasus virus corona secara global mencapai 14.403.633 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 604.083 orang. Sedangkan pasien yang sembuh mencapai 8.585.744 orang. (sh/kompas/cnnindonesia/antaranews)

 

DISKUSI: