Rupiah Menguat ke Posisi Rp 13.939 Dolar AS

0
92

Sumber: beritasatu.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (5/6) tengah hari menguat hingga ke posisi Rp 13.939 per dolar AS.

Sementara menurut Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah berada di posisi Rp 14.100 per dolar AS atau menguat dari posisi sebelumnya di angka Rp 14.165 per dolar AS.

Berdasarkan Bloomberg, rupiah pada pukul 09.17 WIB berada di posisi Rp 14.075 per dolar AS. Posisi tersebut menguat 0,14 persen dibandingkan posisi sebelumnya Rp 14.095 per dolar AS. Kemudian, rupiah semakin menguat hingga ke Rp 13.939 per dolar AS.

Baca: Pembukaan Perdagangan, Rupiah Menguat Tipis

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp 13.939 per dolar AS hingga Rp 14.089 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah masih melemah 0,53 persen.

Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, penguatan rupiah masih tertekan karena data ekonomi yang memburuk, seperti peningkatan angka pengangguran sehingga menahan aset berisiko yang masuk ke pasar domestik.

“Penguatan aset-aset berisiko agak tertahan pagi ini karena pasar mengevaluasi data-data ekonomi yang masih memburuk seperti data tenaga kerja yang masih menunjukkan peningkatan pengangguran. Malam ini pasar akan menantikan data tenaga kerja AS-Non Farm Payrolls,” kata dia.

Meski begitu, menurutnya, aset berisiko masih berpotensi menguat hari ini karena pasar memberikan respon positif terhadap pembukaan ekonomi negara pandemi.

“Di tambah dengan rencana stimulus baru dari beberapa negara seperti AS, Jepang, dan Zona Euro yang akan membantu pemulihan ekonomi ke depan,” ucapnya.

Dia memprediksi, rupiah pada perdagangan hari ini akan berpotensi menguat di kisaran Rp 14.000 per dolar AS dan resisten di posisi Rp 14.200 per dolar AS. (sh/kompas/liputan6)

 

DISKUSI: