Respon Kebijakan New Normal, Rupiah Alami Apresiasi

0
137

Sumber: mediaindonesia.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (27/5) berhasil menguat ke posisi Rp 14.670 per dolar AS. Rupiah menguat 0,41 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Selama April 2020 hingga bulan ini, penguatan rupiah sudah lebih dari 10 persen. Pada perdagangan hari ini, rupiah menjadi mata uang terbaik di Asia.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo menilai, penguatan rupiah terjadi karena respon pelaku pasar yang cenderung positif terhadap skenario new normal.

Baca: Nilai Tukar Rupiah Rp 14.300 per Dolar AS

“Sejauh ini setiap rencana untuk mengaktifkan kembali perekonomian, ditanggapi positif oleh pasar. Pasar biasanya melakukan antisipasi dulu sebelum pelaksanaannya,” kata Ariston, Rabu (27/5).

Dia mengatakan, rencana pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan diterapkannya skenario new normal harus bisa memberikan sentimen positif ke rupiah karena ekonomi akan kembali bergerak normal.

“Namun pasar juga tetap mewaspadai perkembangan wabah di Indonesia yang belum melandai,” ujarnya.

Dari eksternal, sentimen positif datang dari bertambahnya penerapan kebijakan pelonggaran lockdown di beberapa negara dan kemajuan penemuan vaksin oleh beberapa negara.

Meski begitu, menurut Ariston, pasar masih khawatir terhadap ketegangan hubungan AS dan China karena bisa berdampak buruk terhadap kondisi ekonomi global.

“Ketegangan hubungan AS dan China akan menjadi kekhawatiran pasar karena memberikan dampak buruk ke perekonomian global,” ucapnya. (sh/medcom/cnbcindonesia)

DISKUSI: