Polisi Investigasi Info Viral Vaksinasi ‘Crazy Rich Jakut’

0
76

Jakarta, LiputanIslam.com– Personel Polres Metro Jakbar melakukan investigasi atas kebenaran info viral ‘Crazy rich Jakarta Utara’, Helena Lim, yang mendapat vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kabar ini menjadi viral di media sosial karena Helena mendapat vaksinasi duluan, padahal dia bukan tenaga kesehatan (nakes).

Dilansir dari Detiknews (10/2), personel Polres Metro Jakbar terlihat datang ke Puskemas Kebon Jeruk, Jalan Raya Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (10/2/2021). Polisi datang sekitar pukul 10.32 WIB.

Tampak tiga orang polisi langsung masuk ke Puskesmas. Mereka terlihat menuju ke lantai 4 Puskemas.

Setelah menunggu beberapa saat, terlihat ada seseorang yang menghampiri ketiga personel itu. Ketiga personel polisi itu kemudian diajak masuk ke ruangan administrasi.

Sebelumnya, video viral yang merupakan bagian dari Instastory di akun Instagram @helenalim899 menunjukkan proses vaksinasi Corona di Puskesmas Kebon Jeruk. Di serangkaian video itu, Helena dan rombongan tampak antre hingga mendapat vaksin COVID-19.

Instagram Story @helenalim899 memperlihatkan Helena Lim mendapat suntik vaksinasi Covid-19 (sumber: ayobandung)

“Lagi ngantre vaksin, semoga setelah vaksin kita bisa ke mana-mana ya, semoga vaksinnya berhasil,” ucap Helena dalam salah satu bagian video.

Pasca viralnya video ini, Pemkot Jakarta Barat pun melakukan penyelidikan mengapa Helena Lim mendapatkan vaksinasi COVID, yang seharusnya untuk tenaga kesehatan terlebih dahulu. Pemkot Jakbar menyebut Helena Lim membawa surat keterangan ketika divaksinasi.

Yani, yang mendapatkan informasi dari Suku Dinas Kesehatan Jakbar, mengatakan surat keterangan itu menyatakan Helena Lim merupakan petugas penunjang kefarmasian. Dia menduga hal itu membuat Helena dianggap sebagai nakes. (ra/detik)

DISKUSI: