Pimpinan Hamas Surati Jokowi Terkait Kondisi di Palestina

0
694

Seorang pria Palestina membantu demonstran Palestina yang terluka akibat serangan dari tentara Israel di Masjid Al-Aqsa Jerusalem pada 10 Mei 2021 [Ahmad Gharabli/AFP]

Jakarta, LiputanIslam.com—Pasca kejadian serangan tentara Israel di Masjid al-Aqsa, Palestina, Kepala biro politik Hamas Palestina Ismail Haniyeh menyurati Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Dalam surat itu, Haniyeh meminta perhatian Jokowi terkait agresi Israel dalam seminggu terakhir di sekitar Masjid al-Aqsa.

“Anda telah mengikuti bagaimana Masjid al-Aqsa yang diberkati dan alun-alunnya serta pria dan wanita pemberani yang membela al-Aqsa terkena penyerbuan, penodaan, penindasan, dan kebrutalan, belum lagi menutup masjid dan menolak akses jamaah Muslim ke sana,” tulis Ismail, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (14/5/2021).

Haniyeh menambahkan, Israel telah menggusur dan mengambil alih pemukiman properti dan memaksakan pembagian Masjid al-Aqsa. Menurutnya, tindakan ini merupakan metode kejahatan baru yang melintasi batas.

Selanjutnya, atas nama Hamas, ia menyatakan harapannya agar Presiden Jokowi dan seluruh umat Islam bersedia berdiri bersama melawan serangan Israel yang terjadi sejak akhir Bulan Suci Ramadan hingga detik ini.

Ia pun menyatakan bahwa rakyat Palestina tidak akan berhenti mempertahankan tanah dan kesucian Baitul Maqdis atas nama seluruh Umat Islam.

“Kami menulis surat ini kepada Yang Mulia pada hari-hari bulan solidaritas, kerja sama dan menjelang kemenangan ini, dengan berharap dan percaya bahwa umat Islam akan menjadi seperti satu struktur konkret untuk berdiri bersama Yerusalem dan kesucian,” tambahnya. (ra/ kabar24.bisnis)

DISKUSI: