Pengamat Intelijen: Janji Taliban Tampilkan Wajah Moderat Masih Perlu Diuji

0
264

Sumber: medcom.id

Jakarta, Liputanislam.com– Pengamat Intelijen Indonesia, KH As’ad Said Ali menanggapi pernyataan pers yang disampaikan juru biacara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan bahwa Taliban akan membentuk pemerintahan Afghanistan yang Islam dan moderat serta melibatkan semua pihak. Menurut Kiai As’ad, janji-janji Taliban itu masih perlu diuji dan dilihat konsistensinya.

“Wajah yang ditampilkan adalah moderat. Apakah akan moderat terus, tergantung beberapa hari ke depan ini. Apakah benar-benar akan melibatkan semua pihak dan apakah benar-benar melakukan penghormatan HAM terutama wanita, pelepasan tahanan-tahanan itu terlaksana atau tidak. Kita lihat ke depan,” ucapnya, seperti dilansir nu.or.id Jakarta pada Jumat (20/8/2021).

Kiai As’ad juga mengaku hingga kini belum melihat sikap eksklusif Taliban terhadap Al-Qaeda dan ISIS yang saat ini masih berada di beberapa wilayah Afghanistan. Sebab menurutnya, jika Taliban memang ingin menampilkan wajah moderat, maka harus mampu mengendalikan Al-Qaeda dan ISIS.

“(Pimpinan ISIS) Abdurrahman Al-Baghdadi sebelum turun jabatan juga mengatakan bahwa medan jihad yang baru nanti adalah Afghanistan,” ujarnya.

Baca: Kekhawatiran Berbeda Israel soal Hengkangnya AS dari Afghanistan

Terkait hal itu, maka tergantung kemampuan Taliban itu sendiri. Jika kemenangan Taliban saat ini muncul begitu saja, tanpa persiapan atau tidak ada skenario sama sekali, maka mereka akan menghadapi berbagai persoalan dan mungkin akan mengalami nasib seperti Mujahidin. Termasuk juga meredam situasi yang kini masih mencekam karena hukum dan ketertiban belum ditegakkan di masa transisi. (ar/NU/okezone)

DISKUSI: