Pemerintah Berikan Asuransi dan Santunan Pada Tenaga Medis

0
212

Sumber: rmol.id

Jakarta, Liputanislam.com– Pemerintah Republik Indonesia akan memberikan asuransi dan santunan kepada tenaga medis yang kini terus berjuang dan menjadi garda terdepan dalam penanganan virus corona  (covid-19). Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan bahwa pemerintah terus mematangkan skema dan besaran anggaran yang dibutuhkan sekitar 3,1 triliun hingga Rp 6,1 triliun.

“Kita sedang perhitungkan, agar segera bisa memberikan kepastian kepada seluruh tenaga medis, baik dokter spesialis, dokter umum, perawat dan tenaga medis lain,” ucapnya saat jumpa pers live streaming di Jakarta pada Jumat (20/3).

Menurutnya, asuransi dan santunan diberikan kepada tenaga medis mengingat mereka kini menjadi pihak dengan risiko paling besar terpapar Covid-19. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mereka mendapat kepastian perlindungan kesehatan dan keselamatan.

Selain tenaga medis, pemerintah juga sedang mempertimbangkan pemberian anggaran Rp 3,3 triliun kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai gugus tugas untuk menangani  Covid-19. “Ini prioritas kami, agar BNPB bisa melakukan berbagai kegiatan urgensi yang harus dilakukan,” ungkapnya.

Baca: Cegah Sebaran Covid-19, PMI Depok Semprotkan Disinfektan ke Fasilitas Publik

Sementara khusus untuk Kementerian Kesehatan di tambahkan anggaran sebesar Rp 1 triliun. Kebutuhan pendanaan ini termasuk untuk logistik perlindungan diri hingga penanganan pasien di rumah sakit. Dengan penambahan dana tersebut, anggaran Kemenkes sepanjang tahun ini berarti mencapai Rp 58 triliun.

“Kemenkes dapat melakukan berbagai langkah untuk menghadapi Covid-19 tanpa terhalang kendala anggaran,” ujarnya pada Jumat (13/3) lalu. (aw/republika).

DISKUSI: